Ridwan Kamil Minta Sekda dan Bupati Tasik Turun ke Lapangan, Bukan Hanya Rapat

80
1
Loading...

KABUPATEN TASIK – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, meminta secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) dan Bupati Tasikmalaya turun langsung ke lapangan memberikan semangat dan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan bukan hanya memimpin rapat di ruangan saja.

Terlebih wilayah ini sesuai hasil survei menjadi daerah paling tak disiplin pemakaian masker di Provinsi Jawa Barat.

“Kuncinya, ini mohon maaf ya, kunci keberhasilannya hanya satu pemimpinnya harus turun. Pemimpin harus mau ke lapangan memberikan semangat dan memotivasi masyarakat, Pak sekda dan Pak bupati tak bisa hanya modal-modal mempimpin rapat saja, tapi harus turun ke lapangan,” jelas Emil sapaan akrabnya saat sambutan di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/01) siang.

Emil datang ke Kabupaten Tasikmalaya bersama Kepala Polda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri, dalam rangka memberikan semangat dan arahan kepada Pemkab Tasikmalaya untuk pencegahan Covid-19.

Pemkab Tasikmalaya diwakili oleh Sekda Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zein dan Kepala Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan.

loading...

Sedangkan, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, tak bisa hadir karena sedang dinas luar kota ke Jakarta.

Pemprov dalam kegiatan itu meminta kepada Pemkab dan Polres Tasikmalaya untuk terus menyosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran corona secara masif.

“Saya dan Kapolda hadir untuk memberikan semangat dan arahan. Secara umum, tolong Pemkab dan Pemkot Tasikmalaya melakukan edukasi vaksin secara maksimal. jangan menyepelekan hoak provokasi di Whatsapp. Jadi tolong buat buat baliho bupati bersama kapolres pentingnya vaksinsi di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Mungkin di Polres bisa pasang foto kapolda lagi divaksin, saya juga bisa, Pak Jokowi juga bisa untuk jadi penyemangat. Tolong itu disukseskan,” bebernya.

Pemprov pun meminta terus dirutinkan razia-razia yustisi di Kabupaten Tasikmalaya supaya masyarakat ada teguran kalau tak pakai masker dan tak menjaga jarak.

Sehingga, selain pencegahan secara masif lewat vaksinasi, kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan akan semakin maksimal.

“Dari hasil survei, khusus kabupaten Tasikmlaya masih rendah kedisiplinan memakai masker. Biasanya razia-razianya kurang rutin. Hingga masyarakat tak memakai masker pun tak ada yang menegur. Jadi tolong jadi koreksi kabupaten Tasikmalaya, agar kepatuhan ini tak kendor,” ujar dia.

Sebelumnya, dari data Satgas Covid-19 yang diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, per 15 januari 2021 terdapat tiga daerah yang tidak patuh dalam menjaga jarak yakni, Kota Depok, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Kota Depok dianggap paling tidak patuh dengan nilai 55,07 persen.

Selain itu, tiga daerah dengan kepatuhan memakai masker terendah antara lain, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran.

(rezza rizaldi)

1 KOMENTAR

  1. Tolong iklan radartasikmalaya .vom di filter, masa iklan bugil tampil di radartasikmalayacom. Kan Tasikmalaya memiliki visi wilayah yang religius islami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.