RK Diminta Segera Wujudkan Jabar Juara Lahir Bathin

256

SUKARATU – Dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), 1 Mei 2019, ratusan buruh asal Tasikmalaya merayakan jalan sehat yang dipusatkan di lapangan Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/5).

Para buruh menyampaikan beberapa harapan dan tuntutan kepada pemerintah daerah maupun provinsi. Seperti disampaikan oleh Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, yang meminta agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) mewujudkan Buruh Juara Lahir dan Bathin.

Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Barat, H Oleh Soleh mengungkapkan, dalam momen May Day ini, bagi para buruh Jawa Barat secara khusus, bagai mana pemerintah memperbaiki regulasi pemerintah dan para pengusaha.

“Yang terpenting may day ini bagaimana dijadikan refleksi produktivitas terhadap kinerja para buruh. Saya Oleh Soleh akan mengawal bagaimana agar regulasi, baik dari Undang-Undang, Peraturan Pemerintah (PP) agar berpihak kepada buruh,” ungkap Oleh kepada Radar, kemarin.

Oleh berjanji, harapan buruh yang disampaikan kepada nya, yakni salah satunya adalah pembuatan Perda tentang buruh di Jawa Barat. ”Insya Allah saya akan suarakan dan akan menjadi inisiasi khususnya dari Fraksi PKB, bagaimana Perda itu mencantumkan regulasi berpihak kepada buruh,” ungkap Oleh.

Pertama, soal aturan jam kerja, kemudian penyediaan bantuan sosial, sarana ibadah yang layak, kemudian adanya jam keleluasaan waktu untuk beribadah dan yang terpenting adalah bagaimana jaminan kesejahteraan seperti rumah, transportasi, kesehatan dan jaminan kerja menjadi hal yang terpenting yang harus dipikirkan oleh pengusaha.

“Bagi saya, para buruh ini adalah pahlawan devisa buat negara. Artinya pemerintah harus hadir, bagaimana kehadiran pemerintah ini lebih terus meningkatkan apa yang diharapkan oleh buruh. Memberikan rasa aman dan kepastian terhadap para pengusaha juga,” ungkapnya.

Agar keberlangsungan dunia usaha di Nusantara ini termasuk investasi semakin nyaman dan berkembang di Indonesia. “Paling pokok adalah buruh Jawa Barat harus menjadi Juara lahir dan bathin,” paparnya.

Ketua Bidang Diklat DPC SBSI 1992 Wilayah Priangan Timur, Agus Riyadi mengaku bahwa dalam momen May Day ada keinginan dan tuntutan dari DPD SBSI 1992 Jawa Barat atau gerakan 1 Mei, pertama tagih janji politik Gubernur Jawa Barat mewujudkan buruh Jabar juara lahir batin.

Kedua, hapus PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, ketiga Revisi UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dan keempat Buruh Indonesia bebas dari sistem kerja kontrak dan out sourching serta pemberangsuran serikat buruh

“Intinya harapan kami seluruh tuntutan di atas harus terealaisasi. Kebetulan saya juga Pengurus di SBSI 1992 PT Hini Daiki Indonesia di Tasikmalaya,” ungkap dia. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.