Rokok Ilegal di Kota Tasik Ditelusuri

57
0

INDIHIANG – Naiknya tarif bea cukai pada 2020 akan berdampak pada kenaikan harga rokok yang sudah menjadi konsumsi sebagian besar masyarakat. Hal ini disinyalir bisa meningkatkan potensi peredaran rokok ilegal.

Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kota Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan kios-kios di sejumlah titik. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap rokok yang dijual kepada masyarakat.

Kabid Trantibum Satpol PP-Damkar Kota Tasikmalaya Yogi Subarkah menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan Satpol PP Provinsi Jawa Barat dan Bea Cukai Tasikmalaya. Pemeriksaan dilakukan di beberapa lokasi yakni Pasar Indihiang, Jalur Mangin, Jalan Bantar, Ir Djuanda dan Cilembang. “Hasilnya nihil, tidak ditemukan ada rokok ilegal,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin kerja sama Satpol PP Provinsi Jabar dengan Bea Cukai. Pihaknya lebih kepada mendampingi karena untuk Satpol PP Kota hanya diperbantukan saja. “Kegiatannya di provinsi, kebetulan sasarannya Kota Tasikmalaya,” tutur dia.

Tidak menutup kemungkinan, kata dia, sidak tersebut berkaitan dengan akan dinaikkannya tarif bea cukai 2020. Kenaikan harga rokok sangat berpotensi meningkatkan peredaran rokok tanpa cukai di masyarakat. “Karena rokok tanpa cukai kan harganya jauh lebih murah, jadi perlu diwaspadai,” kata dia.

Untuk 2020, Dinas Satpol PP-Damkar memiliki program untuk penanganan rokok tanpa cukai. Hal itu akan mengefektifkan upaya pencegahan beredarnya rokok ilegal. “Beberapa tahun ini memang dipegang provinsi, tapi 2020 Satpol PP kota pun ada kegiatannya,” ucap dia.

Pada sidak tersebut juga ada sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak menerima dan menjual rokok ilegal dengan penempelan poster “Gempur Rokok Ilegal”.

Dia mengimbau masyarakat untuk mendukung program peme­rintah tersebut. “Karena peredaran rokok tanpa cukai merugikan negara,” katanya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.