Rombongan Dewan Kabupaten Tasik Datangi BBWS, Tanyakan Banjir Rutin di Sukaresik

72
0

SINGAPARNA – Wakil rakyat di Kabupaten Tasikmalaya terus menunjukkan keseriusannya dalam menata dan melakukan normalisasi Sungai Citanduy-Cikidang yang menjadi penyebab banjir tahunan di Sukaresik.

Rombongan DPRD Kabupaten Tasikmalaya mendatangi Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy di Kota Banjar, belum lama ini.

Baca juga : Kota Tasik Siaga DBD, Begini Kata Wali Kota..

Kunjungan kerja ini untuk meminta BBWS bertindak menyikapi banjir rutin di Kecamatan Sukaresik, salah satunya perbaikan tanggul dan normalisasi.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, dalam pertemuan tersebut mempertanyakan solusi BBWS dalam menangani banjir tahunan di Kecamatan Sukaresik.

Karena persoalan ini harus segera diselesaikan dan jangan sampai nanti terjadi banjir yang lebih besar dan mengancam masyarakat.

“Kewenangan sungai ada di tangan BBWS. Akan tetapi tidak ada salahnya jika semua stakeholder bersatu bersama di dalamnya agar grand desain untuk mencari solusi normalisasi sungai Cikidang-Citanduy bisa jelas dan tuntas. Saya sudah sampaikan kepada Komisi III untuk mendorong rencana tersebut. Termasuk mengajak semua stakeholder baik pemerintah daerah, pemerhati lingkungan, masyarakat, desa, dewan termasuk di dalamnya BBWS bersama dalam mengawal normalisasi ini,” kata Asep kepada Radar, Minggu (5/7).

Maka dari itu, ungkap dia, semua stakeholder bersama harus memperjelas grand desain ke depan agar normalisasi ini bisa terwujud baik itu dengan pengerukan atau penataan pendangkalan sungai yang sering menyebabkan banjir.

“Meskipun kewenangan BBWS, solusi untuk penanganan Cikidang-Citanduy adalah tugas bersama untuk normalisasi agar tidak menjadi masalah terus menerus banjir kembali setiap tahun,” tambah dia.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aang Budiana mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti arahan dari pimpinan dewan bahkan ikut bersama ke kantor BBWS.

“Kami sudah koordinasi bahkan mendorong agar ada anggaran di tahun anggaran berikutnya untuk normalisasi sungai Cikidang-Citanduy,” ungkap dia.

DPRD mendorong agar pemerintah daerah dan pusat, melalui BBWS mencanangkan anggaran dan grand desain untuk normalisasi Sungai Cikidang-Citanduy.

“Kita mendorong, agar kejadian tidak terserapnya anggaran Rp 20 miliar yang sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui BBWS di 2019 untuk normalisasi Cikidang-Citanduy yang tidak diserap, jangan sampai terulang kembali,” tegasnya.

Anggaran tersebut tidak terserap, ungkap dia, karena ada persoalan teknis di lapangan termasuk penolakan masyarakat karena tidak ada harmonisasi dan kebersamaan antara BBWS, pemerintah daerah termasuk musyawarah dengan masyarakat setempat.

Baca juga : Masa AKB, Kasus Positif Covid-19 di Kota Tasik Tambah 1 dari Luar Daerah

“Pada akhirnya, anggaran Rp 20 miliar untuk normalisasi sungai tidak terserap akibat tidak ada kebersamaan. Di satu sisi ada keinginan dari masyarakat untuk pembuatan tanggul paten atau pengerukan dengan anggaran besar, di sisi lain anggaran belum cukup,” papar dia.

Maka, tambah dia, perlu ada kebersamaan antara pemerintah daerah dan pusat atau BBWS untuk dapat mewujudkan keinginan masyarakat setempat, dengan mendorong anggaran yang cukup. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.