Rombongan Umrah Dilempar Batu

77
0
PECAH. Bagian depan kaca mobil Muhaemin pecah akibat dilempar pria tak dikenal saat mengantarkan keluarganya berangkat umrah, Jumat (15/2) dini hari.

CIBEUREUM – Keluarga yang hendak berangkat untuk umrah mengalami peristiwa tak sedap di Jalan Letkol Basir Surya Kecamatan Cibeureum, Jumat (15/2) dini hari. Kaca mobil mereka dilempar batu oleh pengendara motor tak dikenal.

Hal itu terjadi ketika Muhaemin (41), warga Kampung Cilandak Desa Cinunjang Kecamatan Gunungtanjung mengantarkan keluarganya ke masjid agung untuk berangkat umrah pukul 03.00. Saat berangkat mereka menggunakan tiga mobil beriringan. “Tapi saya ngisi bahan bakar dulu di Ciakar,” ujar dia.

Setelah mengisi bahan bakar Muhaemin melaju terpisah dari rombongan lain. Saat melewati Condong kondisi jalan cukup sepi, hanya ada satu dua mobil di belakangnya. “Enggak sendirian juga, ada mobil orang lain di belakang saya,” ujar pria yang juga merupakan petugas BPBD Kabupaten Tasikmalaya itu.

Saat melewati persimpangan menuju SMA 3, ada pengendara motor datang dari arah berlawanan. Tanpa diduga, salah seorang di antara mereka melemparkan batu ke kaca depan mobil Grand Livina yang dikemudikannya. “Kelihatan yang diboncengnya itu ngangkat tangan dan lemparin sesuatu,” katanya.

Akibatnya, kaca depan kursi sopir pun retak dan sebagian pecahan mengenainya. Beruntung efeknya tidak begitu parah karena dia masih bisa memegang kendali laju kendaraannya. “Saya jalan terus karena khawatir ada yang mau berbuat jahat, di dekat terminal pertamina baru bisa turun dan ngecek,” tuturnya.

Disinggung kemungkinan berandalan bermotor, dia tidak begitu yakin. Pasalnya, mereka berkendara secara wajar dengan suara knalpot normal. Akan tetapi dia pun tidak mengerti apa maksud dari kedua orang tersebut. “Biasanya kalau orang-orang seperti itu kan ugal-ugalan dan knalpotnya juga bising, ini mah enggak,” katanya.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Cibeureum. Dia berharap ada pengawasan lebih intensif di lokasi tersebut supaya apa yang dialaminya tidak menimpa warga lain. “Saya harap enggak terjadi lagi baik ke saya atau yang lainnya,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.