Rp 100 M untuk Bangun Garsela

28
0
H Rudy Gunawan
H Rudy Gunawan

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sudah menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk program pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di wilayah Garut Selatan (Garsela). Hal itu sebagai wujud dukungan Pemkab Garut dalam persiapan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Garsela.

“Kami sudah anggarkan tahun depan. Ada Rp 100 miliar untuk pembangunan jalan di sana. Supaya jalan di selatan ini semuanya tersambung dengan bagus,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan Kamis (5/12).

Menurut dia, fokus pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Garut, selain mendukung proses pemekaran, juga untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

“Yang menjadi fokus pembangunan infrastruktur di selatan ini yakni wilayah Cisewu, Talegong, Bungbulang, Cisompet dan beberapa kecamatan lainnya,” ujarnya.

Menurut dia, anggaran untuk pembangunan di wilayah selatan cukup besar dibandingkan alokasi anggaran untuk program sama di daerah lain. Seperti wilayah Garut bagian utara dan Jalan Cipanas, kata dia, juga mendapatkan perhatian tetapi bukan membangun jalan, melainkan masuk dalam tahap menyelesakan jalan baru. “Di utara menyelesaikan jalan-jalan baru,” kata dia.

Terpisah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Memo Hermawan mengaku bersama anggota dewan dari daerah pemilihan Garut terus berupaya mendorong supaya pemekaran Garut Selatan dilakukan secepatnya.

“Kalau di kabupaten dan provinsi prosesnya sudah beres. Sekarang menunggu keputusan dari pemerintah pusat saja. Intinya moratorium dicabut, Garut Selatan sudah bisa mekar,” ujarnya kepada wartawan di Desa Ciburial Kecamatan Samarang kemarin.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat ini DOB yang sedang dibahas di Jakarta ada 22 daerah di Indonesia, termasuk Garut salah satunya. Dengan begitu, pihaknya optimis pemekaran bisa terlaksana.

Memo menerangkan dalam mempersiapkan daerah otonomi baru, tidaklah mudah. Pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pusat harus membantu mempersiapkannya. Dari mulai sumber daya manusia (SDM) sampai infrastruktur.

“Pembangunan ini perlu bertahap, tidak bisa sekaligus. Jadi dari sekarang Pemkab Garut harus terus melakukan pembangunan di selatan. Minimal dua tahun untuk daerah persiapan ini,” ujar mantan bupati Garut itu.

DOB Garut Selatan dinilai lebih siap dari segi sarana dan prasarana. Hal tersebut dilihat dari sudah tersedianya lahan seluas 400 hektare, termasuk masjid agung di Kecamatan Mekarmukti yang akan dijadikan pusat pemerintahan DOB Garsela.

“Katanya Pemkab Garut juga akan membangun pendopo di wilayah Mekarmukti. jadi sekarang tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat saja untuk DOB Garsela ini,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.