Beranda Pangandaran Rp 16 M dari NJOP Baru

Rp 16 M dari NJOP Baru

133
BERBAGI

PARIGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Pangandaran melakukan evaluasi dan pembenahan di sektor PBB-P2. Caranya dengan melakukan penyesuaian nilai jual objek pajak (NJOP) PBB tahun 2018.

“Saat ini telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 bagi wajib pajak di Kabupaten Pangandaran dan ada penyesuaian NJOP yang baru. Hal ini dianggap wajar karena sejak tahun 2003 kita belum melakukan penyesuaian sama sekali. Waktu itu zaman (Pemkab) Ciamis,” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Drs Hendar Suhendar kepada Radar Kamis (5/4).

Padahal, menurut dia, berdasarkan perundang-undangan, penyesuaian NJOP itu harus dilakukan paling ideal setiap tiga tahun.

”Mudah-mudahan saja masyarakatnya bisa memahami,” harapnya.

Untuk ketetapan pajak tahun 2018 berdasarkan NJOP baru, meningkat cukup signifikan di angka Rp 16.710.615.218. Sementara tahun 2017 berada di angka Rp 9.474.357.747.

”Berarti ada kenaikan sekitar 76,38 persen,” terangnya.

Penyesuaian NJOP tersebut, menurut dia, dengan melakukan kenaikan kelas tiga sampai lima kelas untuk pedesaan dan kelas lima sampai 10 kelas untuk perkotaan.

”Tapi walaupun sudah dinaikkan kelas, tetap jauh dari harga pasaran,” ujarnya

Meski demikian, pemerintah juga tetap memberikan keringanan kepada masyarakat walaupun ketetapan pajaknya meningkat drastis.

”Masyarakat bisa mengajukan keberatan dan juga kebijakan reduksi sebesar 60 persen,” tuturnya.

Menurutnya, pajak yang berasal dari rakyat tersebut, akan digunakan untuk pembangunan yang bisa dinikmati kembali oleh rakyat.

”Jadi uang tersebut memang untuk rakyat lagi,” katanya. (den)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.