Rp 2 Miliar Untuk Hari Jadi

99
0

TASIK – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan menggelar hari jadi ke-387 pada 26 Juli- 4 Agustus 2019. Dengan estimasi anggaran sebesar Rp 2 miliar lebih.

Kasi Pengembangan dan Analisis Pasar Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya Nono Kurniawan SKep MSi menjelaskan total kebutuhan anggaran bagi kegiatan hari jadi Kabupaten Tasikmalaya mencapai Rp 2,2 miliar. “Itu total kebutuhan untuk menggelar 10 hari kegiatan secara berturut-turut,” ujarnya kepada Radar, Selasa (2/7).

Namun, kata dia, anggaran yang tersedia dari APBD murni tahun 2019 hanya sebesar Rp 300 juta, yang dialokasikan Disparbud dan EO (event organizer). “Artinya ada kekurangan sekitar Rp. 1,9 miliar,” tuturnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya akan berupaya mencari dana tambahan, supaya menutupi seluruh kebutuhan kegiatan melalui sponsorship lewat BUMD, perbankan, BLUD dan perusahaan. “Kita hanya bisa mengandalkan sponsorship menutupi kekurangan anggaran tersebut,” terang Nono.

Menurutnya, Pemkab terus berusaha melobi ke beberapa perusahaan besar, sejauh ini semua sudah memberikan sinyal kesiapan membantu menyukseskan hajat rakyat yang akan mengangkat kearifan lokal Kabupaten Tasikmalaya itu

”Kita sudah mendapat kesiapan dari sejumlah perusahaan termasuk perbankan, meski belum memberikan kejelasan berapa angka yang akan digelontorkan,” jelasnya.

Sebab, tambah Nono, dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Tasikmalaya sejumlah kegiatan akan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai kalangan. Termasuk mendatangkan artis Ibu Kota seperti Anji Drive, Evi Tamala, Doel Sumbang dan artis lainnya. ”Kita juga akan membuat panggung yang luar biasa megah,” paparnya.

Selain akan digelar kegiatan festival, bazar, pesta rakyat, stand hasil bumi serta paripurna unik. Yang dikemas dengan tema Tasik Motekar 2019. “Akan ditampilkan juga pertunjukkan seni, pencak silat hingga wayang golek,” ungkapnya.

Dan seluruh rangkaian kegiatan hari jadi Kabupaten Tasikmalaya ini, sambung Nono, akan diawali dengan acara MoG (Memory of Galunggung), tanggal 12-13 Juli 2019.

”Seperti tahun sebelumnya, MoG sebagai event tahunan ini diselenggarakan untuk mengenang peristiwa meletusnya Gunung Galunggung tahun 1982 silam. Akan tetapi MoG tahun ini dikemas berbeda. Dimana masyarakat Kabupaten Tasikmalaya terutama warga Desa Linggajati, akan terlibat dan tidak lagi hanya menjadi penonton,” tandasnya.

Terpisah, Sekwan DPRD Kabupaten Tasikmalaya Drs H Iing Faridz Khozin MSi mengaku terkait hari jadi, DPRD hanya menyiapkan anggaran untuk menyediakan baju atau pakaian adat khas sunda untuk paripurna unik.

“Paripurna hari jadi sudah rutin ada setiap tahun, dengan berbagai keunikan, nanti para anggota dewan, tokoh dan tamu undangan baik pemerintah daerah, kepala desa, camat dan lainnya dalam paripurna memakai pakaian adat atau khas sunda. Kita undang nanti ada 1.000 orang,” pungkasnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.