Rp 30 M untuk Jalur Lingkar Selatan Ciamis

353
0
JALAN RUSAK. Mobil melintasi Jalur Lingkar Selatan Ciamis di perbatasan Desa Handapherang, Desa Ciharalang dan Desa Bojong, Cijeungjing kemarin. FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA
JALAN RUSAK. Mobil melintasi Jalur Lingkar Selatan Ciamis di perbatasan Desa Handapherang, Desa Ciharalang dan Desa Bojong, Cijeungjing kemarin. FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis akan memperbaiki jalan di Jalur Lingkar Selatan Ciamis. Dana Rp 30 miliar mereka siapkan agar jalur alternatif menuju Kota Banjar itu bisa mulus lagi.

Paling lambat Agustus 2019 proyek di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ciamis ini akan dimulai.

Kepala Seksi Jalan Dinas PUPR Kabupaten Ciamis Andar Iskandar SST menjelaskan perbaikan jalan Jalur Lingkar Selatan atau Jalan Otto Iskandardinata Ciamis akan menggunakan dana alokasi umum (DAU) Kabupaten Ciamis dan bantuan Provinsi Jawa Barat.

Adapun jalan yang akan diperbaiki sepanjang 11,267 kilometer dari Kecamatan Ciamis hingga Kecamatan Cijeungjing.

“Mudah-mudahan minggu besok atau bulan depan (Agustus, Red) bisa dikerjakan secepatnya (perbaikan Jalur Lingkar Selatan, Red). Sekarang menunggu proses lelang. Setelah selesai (lelang, Red) bisa melakukan pengerjaan perbaikan di jalur lingkar selatan Kabupaten Ciamis dengan ada yang dibeton cor dan aspal hotmix,” ujarnya.

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Ciamis mengingatkan pengendara agar berhati-hati. “Agar tidak terjadi kejadian yang tak diinginkan, PUPR Kabupaten Ciamis memasang rambu-rambu jalan rusak tersebut (hati-hati 50 meter di depan jalan rusak, Red), sudah di sejak momen mudik kemarin,” bebernya.

Salah satu pengendara motor Sujiman (46) asal Kecamatan Lakbok, kemarin melintasi Jalan Lingkar Selatan.

Loading...

Dia mengeluhkan saat musim hujan di Jalan Lingkar Selatan banyak kubangan. Itu bisa membahayakan keselamatan pengendara, terutama sepeda motor.

“Saya harap pemerintah daerah bisa memprioritaskan perbaikan infrastruktur dengan mempertimbangkan kualitas, bagusnya ketika tanahnya labil dicor saja,” kata dia.

Warga di sekitar Jalan Lingkar Selatan Maun (50) berharap Jalan Otto Iskandardinata segera diaspal agar tak berdebu.

“Jangan cuma diukur saja. Terakhir janjinya se­habis Le­baran Idul Fi­­tri,” ujar­­nya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.