Rp 30 Miliar untuk Jembatan Layang Lingtar

137
0
Drs H Ivan Dicksan

CIPEDES – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai melanjutkan kembali proyek Jalan Lingkar Utara (Lingtar) yang meng­hubungkan Kecamatan Cibeureum, Purbaratu dan Cipedes.

Tahun 2019 ini, pembangunan jembatan layang yang melintasi rel kereta api di jalur itu akan dilaksanakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengucurkan bantuan senilai Rp 30 miliar untuk pembangunan flyover. Termasuk pembangunan Jalan Lingtar lanjutan.

“Sekarang terus dikonsultasikan ke provinsi, sebab perencanaan juga dari sana. Kami belum mengecek kembali apakah sudah dilaksanakan pelelangan atau belum,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (10/7).

Pemerintah kota (pemkot) juga tengah membahas usulan masyarakat sekitar Karangresik Kecamatan Cipedes mengenai pengoptimalan jalan yang sudah terhubung dari Cikanyere langsung menuju Jalan Mochammad Hatta. Sekarang jalan tersebut sudah digunakan sebagian masyarakat.

“Ada aspirasi dari masyarakat, ujung Jalur Lingkar Utara itu masih ada tebing yang kerap menjatuhkan reruntuhan ke jalan. Kami instruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) supaya segera lelang dan jalan di sana bisa digarap,” ucapnya.

“Termasuk di sana terlihat sudah mulai digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif dari Cikanyere ke Karangresik,” tambah dia.

Sementara itu, Sekretaris DPUPR Kota Tasikmalaya Budi Martanova menyebut, pelaksanaan pembangunan flyover, selain tengah digodok provinsi juga masih menunggu izin dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

“Sebab, kegiatan pembangunan flyover ini dilaksanakan di atas jalur kereta api. Otomatis, kami harus koordinasi terlebih dahulu, sebab perlu pengaturan tertentu supaya aktivitas kereta api dan kegiatan tidak bersinggungan atau terganggu,” katanya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.