Rp 60 Juta untuk Keluarga Rusman

191
nana suryana / radar tasikmalaya GENDONG KORBAN SELAMAT. Selasa (10/10), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menggendong Aninda Nurhasanah (9), korban selamat dari bencana tanah longsor di Dusun Sangkanbawang Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.

Kementerian Sosial Terjunkan Tim Psikososial
PANGANDARAN – Kementerian Sosial (Kemensos) menerjunkan Tim Psikososial untuk mendampingi keluarga korban tanah longsor di Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Tim tersebut bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dini masyarakat dengan melaksanakan program Kampung Siaga Bencana (KSB).
Demikian dikatakan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat memberikan santunan kepada Rusman, korban tanah longsor di Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih.
”Pak Rusman kehilangan empat orang yang paling dicintainya. Tentu tidak hanya kehilangan tapi juga akan berpengaruh terhadap psikologi beliau, karena itu perlu ada terapi. Apalagi beliau masih memiliki tanggungan dua orang putranya yaitu Ari Permana (15) yang masih SMP dan Aninda Nurhasanah (9 bulan) yang masih bayi,” ungkapnya.
Dikatakannya, sangat banyak kabupaten di Indonesia yang topografinya berdekatan dengan daerah berpotensi longsor. ”Secara nasional ada 323 kabupaten kota yang berpotensi rawan bencana, karena itu harus terus diedukasi terkait deteksi dini dan mitigasi bencana agar masyarakat mengetahui apa yang harus dilakukan saat menghadapi bencana,” ungkapnya.
Khofifah mengaku sudah meng­instruksi­kan kepada Direktur Bencana Alam Kemensos untuk menyelenggarakan Kam­pung Siaga Bencana (KSB). ”Masyarakat di sini akan dilatih khusus, akan ada juga lumbung sosial sehingga kewaspadaan itu bisa terbangun lebih masif, misalnya saat intensitas hujan tinggi, masyarakat langsung mengevakuasi diri,” ujarnya.
Kepada Rusman, Menteri Sosial menyerahkan santunan sebesar Rp 60 juta. Akibat bencana longsor, Rusman kehilangan istrinya, Yuyun (38), ibunya Atih(50) dan dua anaknya Aldi (6) dan Andika (10 bulan). Mensos juga menyerahkan bantuan logistik berupa paket anak, matras tenda, paket sembako dan beras kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Menteri Sosial didampingi Bupati H Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati H Adang Hadari menuju lokasi longsor melewati medan berat perbukitan menggunakan mobil rescue Kemensos. Beberapa kali melintasi titik longsor di badan jalan. Karena jalan terputus, perjalanan dilanjutkan dengan sepeda motor trail sejauh 4 kilometer.
Saat menemui korban longnsor yang selamat, Menteri Sosial sempat memimpin doa bersama. Ia kemudian menggendong Aninda Nurhasanah, bayi yang selamat dari musibah yang menimpa satu keluarga itu.
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sempat ikut terharu. Menyikapi bencana di Pangandaran, ia mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME. ”Kita juga harus menjaga agar lingkungan ini ramah dengan kita. Sungai jangan menjadi tempat pembuangan sampah,” ungkapnya.
Jeje menambahkan, bantuan untuk bencana banjir terus mengalir dari berbagai instansi dan dunia usaha. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri memberikan bantuan logistik senilai Rp 322 juta, sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mem­berikan bantuan sebesar Rp 250 juta.
Ia menegaskan saat ini kondisi Pangan­daran kondusif dan sedang dalam proses rehab rekon di wilayah terdampak bencana.
BKIPM Berikan Bantuan Logistik
Bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di Pangandaran terus mengalir. Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan Perikanan memberikan bantuan logistik kemarin (10/10).
Kepala BKIPM Wilayah Cirebon E Sulystianto mengatakan bantuan tersebut langsung didistribusikan ke Pos Kebencanaan KKP yang berada di lapang Desa Wonoharjo.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Bencana dan Dinas Sosial di Posko Tanggap Darurat yang ada di Desa Cikembulan,” ungkapnya kepada Radar kemarin.
Bantuan tersebut berupa 200 dus mi instan dan 50 kotak air mineral. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk para korban bencana alam di Kabupaten Pangandaran, kami dari perwakilan BKIPM, SKIPM Cirebon dan SKIPM Bandung ikut berduka, mudah-mudahan bantuan dari kami dapat meringankan beban para korban,” ungkapnya.
Rencananya, kata dia, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga akan pulang ke Pangandaran untuk melihat kondisi pasca bencana. “Diagendakan ibu juga akan datang mengunjungi korban longsor di Kalijati,” ungkapnya. (nay)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.