Rp4,3 M untuk Suntikan Modal UKM Kota Banjar

194
0

BANJAR – Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas KUKMP dan Industri Kota Banjar Tatang Nugraha mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk stimulan UMKM sebesar Rp 4,3 miliar.

“Insya Allah sekitar Rp 4,3 miliar. Mudah-mudahan terealisasi untuk bantuan stimulan pelaku UKM di Kota Banjar,” ungkap Tatang Selasa (7/7). Perkiraan anggaran sebesar Rp 4,3 belum fix. Karena masih menunggu finalisasi datanya dan kepastian anggarannya.

Dia menyebut ada sekitar 4.000 UKM yang perlu suntikan modal bantuan usaha. “Untuk UMKM sudah diusulkan agar ada program stimulan pasca Covid-19, namun sejauh ini belum fix datanya dan kemungkinan untuk anggaran tidak sebesar yang kami usulkan,” aku Tatang.

Baca Juga : Dianggap Berlebihan, Penerima Bansos di Kota Banjar Harus Bikin Surat Pernyataan

Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana mengatakan yang menjadi prioritas penyaluran bantuan adalah pemulihan di sektor ekonomi. Terutama para pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

“Ini yang menjadi perhatian kita, karena akibat pandemi Covid-19 juga menyerang sendi-sendi ekonomi kita. Ini perlu menjadi prioritas program pemulihan ekonomi yakni pemberian stimulan kepada pelaku UKM. Kita siapkan angaran di refocusing tahap kedua, dinas terkait sudah mengusulkannya,” tegas Nana.

Baca Juga : Posko Covid-19 Kota Banjar Geser ke Lokasi Keramaian

Namun, kata dia, untuk memulai penyerapan anggaran refocusing masih menunggu izin pemberlakuan AKB dari pemerintah pusat. Kata dia, apapun kebijakan yang dikeluarkan harus punya dasar. Begitu juga dengan AKB, dasarnya harus ada.

“Karena begini, jika anggaran refocusing tahap kedua sudah diserap namun status Banjar belum jelas, apakah masih PSBB atau AKB, kan akan pusing nanti untuk konsep penganggarannya, karena berbeda. Kebutuhan anggaran setiap OPD yang menangani Covid-19 itu kebutuhannya berbeda antara status PSBB dengan AKB,” ungkapnya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.