Rp80 M Anggaran Covid-19 di Pangandaran, APSI Pertanyakan Ini..

221
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi

PANGANDARAN – Sejumlah santri yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Santri Indonesia (APSI) melakukan audiensi ke Setda Kabupaten Pangandaran. Mereka mempertanyakan kejelasan anggaran penanganan Covid-19 dan keberpihakan Pemda terhadap pesantren.

Ketua APSI Kabupaten Pangandaran Habibudin mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk mempertanyakan langkah Pemkab setelah terbitnya Undang-Undang Pesantren.

“Yang melawan penjajah dan memerdekakan negara ini santri, lantas mana kehadiran negara untuk pesantren. Apa yang akan diperbuat Pemda setelah UU Pesantren terbit,” katanya saat beraudiensi, Rabu (21/10).

Pria yang akrab disapa Habib ini juga meminta kejelasan terkait Anggaran Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pangandaran yang dirasa belum berpihak kepada santri.

“Pas pesantren dibuka mana tidak ada persiapan apapun, beda saat pendidikan formal dibuka,” ujarnya.

Baca juga : 7 Warga Pangandaran Positif Corona, 1 Guru Tertular di Kios Minuman

Sementara itu Sekda Kabupaten Pangandaran Kusdiana memaparkan bahwa anggaran penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pangandaran mencapai Rp 80 Miliar lebih.

“Kita banyak kehilangan uang, PAD berkurang, sementara anggaran yang ada dialihkan untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Kata dia, anggaran penangaann Covid-19 terbagi menjadi dua, yakni untuk menangani yang sakit agar tidak sampai meninggal dan yang sehat agar tidak sakit. “Kita juga melakukan PSBB, mengeluarkan program jaring pengaman sosial dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran Cece Nur Hidayat mengatakan bahwa bantuan Covid-19 untuk para santri dari pemerintah juga digelontorkan. “Tapi memang belum semuanya, disalurkan bertahap,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.