RS di Ciamis Siapkan Ruang Khusus Corona

330
0
RUANGAN KHUSUS.  Rumah Sakit Dadi Keluarga Ciamis sudah menyiapkan ruangan khusus untuk suspect corona, Kamis (5/3). IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

BUPATI Ciamis Dr Herdiat Sunarya MM menginstruksikan setiap rumah sakit, baik swasta maupun negeri harus menyiapkan fasilitas untuk antisipasi virus corona.

Saat ini, RS Dadi Keluarga di Jalan Baregbeg Kecamatan Kawali sudah menyiapkan diri untuk menghadapi wabah virus corona (Covid-19). Selain fasilitas ruang isolasi, mereka membentuk tim khusus apabila ada pasien suspect corona.

Baca juga : Temuan Mahluk Kecil Menyeramkan dalam Botol di Ciamis, Begini Kata MUI

Direktur RSDK Ciamis dr H Muhamad Ikbal mengatakan, menindaklanjuti instruksi bupati Ciamis pada rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi virus corona,  RSDK pada prinsipnya telah siap. “Kami memiliki tiga  ruang isolasi, yaitu di IGD, ruang rawat inap dan ICU. Ketiga ruang isolasi tersebut juga dilengkapi perlengkapan alat kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Ikbal menjelaskan, bahwa bupati telah membentuk Tim Ciamis Corona Crisis Center (C4) sebagai pusat informasi dan penanganan awal pasien suspect virus corona. “Kami akan berkoordinasi dengan Tim C4 apabila ada pasien suspect corona di rumah sakit kami,” ujarnya kepada Radar, Kamis (5/3).

Pada prinsipnya, RSDK sebagai rumah sakit swasta mendukung penuh kebijakan bupati dalam  menghadapi virus corona ini. Pihaknya juga telah melakukan pelatihan dalam penanganan corona yang diikuti oleh seluruh civitas hospitalia RSDK Ciamis yang materinya disampaikan dr Ardan Miraz, SpPD dan tim PPI RSDK Ciamis.

“Kita telah membentuk tim khusus tanggap corona yang dipimpin dr Ardan. Dengan demikian bisa sigap apabila ada kasusnya,” katanya.

Ikbal menghimbau masyarakat tidak panik menghadapi virus corona ini, apalagi sampai memborong masker dan bahan pokok.  Masker N95 hanya untuk pasien suspect virus corona dan petugas kesehatan yang menanganinya.

“Masyarakat yang sehat tidak perlu mengenakan masker, tapi kita lakukan pola hidup sehat dan biasakan cuci tangan sesudah atau sebelum makan atau saat beraktivitas,” paparnya.

Ramlan (40), warga Kecamatan Baregbeg mengaku dengan isu virus corona ini ada kekhawatiran juga. Namun, dia lebih fokus kepada menyiapkan diri dengan melakukan pola hidup bersih sehat.

“Mudah-mudahan dengan hidup sehat seperti ini bisa menghindari terkena virus corona. Apalagi, saat ini kesiapan pemerintah daerah sudah sangat baik dalam menghadapi dan mencegah virus tersebut,” katanya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.