RSUD Ciamis Kecolongan Diduga Pasien Positif, Begini Kata Dirut..

721
0

CIAMIS – Direktur RSUD Kabupaten Ciamis, dr Rizali Sopyan mengatakan, adanya salah satu pasien dari Kecamatan Panjalu yang dirawat di ruang Mawar.

Pasien masuk dengan penyakit bawaan dan dirawat selama 8 di ruang mawar. Saat pasien mengalami penurunan kesadaran, pihaknya segera merujuk pasien ke tempat yang memadai.

Dari rumah sakit rujukan, kata dia, meminta terlebih dahulu untuk di rapid test. Dan hasil dari rapid test tersebut ternyata reaktif.

“Lalu, karena hasilnya reaktif, kami lakukan pemeriksaan swab tes selama tiga hari dan hasilnya ternyata positif Covid-19,” ungkap Rijali.

Lalu, kata Rizali pasien dipindah ke ruang isolasi. “Pasien sempat dirawat dua hari dan meninggal pada hari Jumat jam 17.00,” terangnya.

“Lalu dilakukan tata cara protokol kesehatan sampai penguburannya,” kata Rijali kepada Radar, Minggu (14/6) pagi.

Sementara, untuk 64 orang tim medis yang sempat panik, sudah di skrining lebih ketat dan ternyata hanya 8 orang yang kintak dengan pasien tersebut.

Sebenarnya, kata dia, yang bekerja di ruang Mawar ada 10 orang, dan sudah dilakukan rapid test. Hasilnya negatif (non reaktif).

Sedangkan untuk yang benar-benar kontak dengan pasien itu delapan orang dan sudah dilakukan swab test, dan sedang nunggu hasilnya.

“Saya sempat kesal, banyak pegawai yang malah minta diisolasi. Padahal mereka cuman nengok dan bukanĀ  masuk kategori kontak,” ungkapnya.

Nah, sekarang diisolasi ada 40 orang. Padahal yang seharusnya hanya delapan orang. “Mungkin ingin tenang aja,” ujarnya.

Rijali menambahkan, berkaitan dengan pasien positif Covid-19, bukanlah pasien atau keluarga berarti tidak jujur, melainkan karena ketidaktahuan.

Dan tim medis menanyakan riwayat sakit serta perjalanan, tak lain lebih kepada kehati-hatian.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.