RSUD dr Soekardjo Mulai Beranjak dari Krisis

42
Sudah ada pembayaran secara bertahap, mulai Februari, Maret, April dan Mei. Makanya kita bisa bayar insentif para karyawan, dua bulan kemarin sudah dibayarkan dan mereka tidak terlalu pusing sekarang.”

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAWANG – Anggaran sebesar Rp 11 miliar yang digelontorkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya cukup memulihkan krisis keuangan RSUD dr Soekardjo yang terjadi belakangan ini.

Direktur RSUD dr Soekardjo dr Wasisto Hidayat menyebut sejumlah kewajiban terhadap karyawan pun mulai dibayarkan. Meski belum menyeluruh. “Sudah ada pembayaran secara bertahap, mulai Februari, Maret, April dan Mei. Makanya kita bisa bayar insentif para karyawan, dua bulan kemarin sudah dibayarkan dan mereka tidak terlalu pusing sekarang,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/10).

Utang RS kepada pihak bank senilai Rp 9 miliar juga sudah diangsur. Mengingat, pembayaran tersebut bersumber juga dari klaim penyedia jaminan kesehatan. Belum lagi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018, pemkot akan mengucurkan bantuan pembayaran pokok piutang terhadap sejumlah rekanan dalam menunjang operasional rumah sakit.

“Iya kita bersyukur Pak Wali menyetujui usulan bantuan bagi kami sekitar Rp 10 miliaran. Itu untuk bayar utang kepada supplier obat salah satunya. Sehingga mereka tak lagi mem-pending pengiriman obat,” terangnya.

Wasisto menyatakan dalam waktu dekat bakal merekrut sejumlah sumber daya manusia (SDM) guna melakukan tugas perawatan di gedung rawat inap baru. Proses pembangunan gedung lima lantai di rumah sakit juga akan segera selesai.

“Januari akan lakukan rekrutmen, nanti kita konsul dulu ke BKPPD. Sebab sekarang harus proses seleksi dan lain sebagainya. Kita butuh kisaran 35 sampai 40 orang, kebanyakannya perawat,” jelas dia.

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Agus Wahyudin mengakui kondisi RSUD terbilang kritis belakangan ini. Pihaknya bersama pemkot siap mendorong supaya pelayanan rumah sakit kembali prima. “Memang dalam hasil laporan itu, jika dibantu di kisaran RP 20 miliar, setidaknya RSUD bisa kembali sehat. Nanti di APBD Murni 2019 akan dianggarkan kembali,” terang dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.