Polres Garut Telusuri Pembuat Grup Gay

Ruang Gerak Pelaku LGBT Garut Dipersempit

15

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut akan berupaya mempersempit ruang gerak para pelaku seks menyimpang atau yang bisa disebut lesbi, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman.

“Kami sudah membentuk tim untuk penanganan LGBT ini dan juga mempersempit ruang geraknya supaya keberadaannya tidak terus meluas,” terang dia kepada wartawan Kamis (11/10).

Dalam penanganan LGBT di Kabupaten Garut ini, pihaknya meminta seluruh elemen masyarakat bergerak, termasuk para orang tua.

“Ini tugas bersama. Bukan pemerintah saja, tapi seluruh unsur. Dari mulai ulama, orang tua dan seluruh masyarakat,” terangnya.

Helmy pun tidak bisa memungkiri keberadaan LGBT di Garut. Memang benar adanya. “Memang ada, tapi keberadaannya masih terbilang rendah dibanding daerah lainnya di Jawa Barat,” papar wakil bupati.

Sedangkan untuk mem­per­sempit ruang gerak kelompok LGBT supaya tidak bertambah besar, Pemkab Garut sudah menyusun langkah-langkah.

“Kami sudah siapkan langkah strategis dan praktis dalam penanganan masalah ini dengan menjalin kerja sama dengan Polri, TNI dan ulama,” terangnya.

Dia menerangkan sejauh ini tim yang sudah dibentuk tinggal melaksanakan tugasnya di lapangan dalam meminimalisir keberadaan LGBT di kota dodol ini.

”Tinggal action di lapangan saja,” paparnya.

Terkait grup gay garut, Helmi sudah menyerahkan penangannya kepada pihak kepolisian.

“Itu (grup gay) biar polisi yang bergeraknya,” terangnya.

Terpisah, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengejar pembuat grup gay tersebut.

“Masih kita kejar pembuatnya untuk kita tindak,” terangnya.

Terkait grup gay tersebut, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh. Apakah grup tersebut benar atau tidak. “Penanganan ini dipastikan lama karena perlu ditelaah lebih jauh,” terangnya.

Namun berdasarkan penelusuran sementara, pihaknya memastikan tidak benar banyak siswa SMP dan SMA asal Garut di dalam grup gay itu.

Ketika diperiksa, terang dia, grup tersebut banyak dari luar Garut. Usianya pun sudah dewasa.

“Untuk membuktikannya, kita masih terus mendalami akun grup facebook yang meresahkan masyarakat ini,” paparnya. (yna)

loading...