Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Kota Tasik Hampir Penuh, Fasilitas Terbatas

531
0
radartasikmalaya.com
Gedung Rawat Inap Mitra Batik di RSUD dr Soekardjo Kota Tasik dijadikan lokasi perawatan Covid-19. rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya masih terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik, dari total 667 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 254 orang diantaranya masih menjalani isolasi.

Sementara itu, ketersediaan ruang isolasi di sejumlah fasilitas kesehatan memiliki keterbatasan.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, Dudang Erawan Suseno mengatakan, tingkat keterisian ruang isolasi di tempatnya per Jumat (27/11) telah mencapai 98 persen.

Di sisi lain, setiap harinya pasien terkonfirmasi Covid-19 masih terus berdatangan.

loading...

“Sampai hari ini, tingkat keterisiannya 98 persen,” katanya kepada wartawan, Jumat (27/11) sore.

Ia menerangkan, RSUD dr Soekardjo memiliki 42 ruangan untuk menampung isolasi pasien positif Covid-19.

Namun, hanya sembilan ruangan yang memiliki tekanan negatif dan sisanya 33 ruangan bertekanan alami.

Ruangan yang bertekananan negatif itu dikhususkan untuk pasien dengan gejala berat. Sementara 33 ruangan lainnya bersifat fleksibel.

“Artinya ketika datang pasien dari satu klaster, bisa ditempatkan bersama di satu kamar ruangan itu. Maksimal bisa menampung sampai 60 pasien kalau dari satu klaster. Kalau dari klaster berbeda, itu harus dipisahkan,” terangnya.

Meski keterisian ruang isolasi sudah hampir penuh, Dudang mengatakan RSUD dr Soekardjo masih sanggup menangani pasien dengan kondisi saat ini.

Pihak rumah sakit juga dalam waktu dekat berencana menambah kapasitas ruang isolasi.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan rencana itu akan terealisasi.

“Karena bisa kita kondisikan dulu dengan yang ada saat ini. Kita juga kan harus melayani pasien lain. Untuk menambah itu kan tak bisa hanya satu lantai, tapi satu gedung agar tak terjadi penularan di tempat itu,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.