Ruang Isolasi Covid di Kota Tasik Belum Bertambah, Relawan Nakes Rawat 179 Pasien Positif yang Diisolasi

10
0

KOTA TASIK – Terus melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya hingga Selasa (06/10) siang, belum diputuskan apakah Pemkot Tasik akan menambah relawan tenaga kesehatan (nakes) atau tidak.

Namun, dipastikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat, penambahan relawan nakes itu akan dibuka kembali jika fasilitas tambahan isolasi telah diputuskan.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi penambahan kasus positif. Karena keterbatasan gedung fasilitas kesehatan yang kita milik karena ruang isolasi kan terbatas,” ujar Uus kepada radartasikmalaya.com, Selasa (06/10) siang.

“Tapi tetap Pemkot sedang mengupayakan gedung isolasi atau karantina lainnya di luar rusunawa dan RSI Yarsi. Yang dirawat di Rusunawa itu maksimal untuk yang gejala ringan Covid,” sambungnya.

Jika pasien terkonfirmasi positif gejalanya berat, terang dia, maka akan diisolasi ke RSUD atau rumah sakit lainnya yang memang fasilitas kesehatannya lengkap.

“Karena kita harus hati-hati di dalam menangani Covid ini. Kita pantau dan jangan sampai ada keterlambatan penanganan ketika kondisinya memburuk,” terangnya.

Loading...

Dengan banyaknya yang positif saat ini mencapai 179 pasien diisolasi, tambah Uus, maka untuk tambahan tenaga relawan nakes sedang dipertimbangkan akan dilakukan rekrutmen lagi.

“Kemarin kita sudah rekrutmen sebanyak 35 orang. Dan kalau bertambah terus yang positif, apalagi ada gedung baru isolasi, tentu harus ada SDM-nya. Pasti dibuka lagi untuk relawan nakesnya,” tambahnya.

Tapi, jelas dia, sampai hari ini karena belum ada fasilitas gedung yang dibuka lagi untuk karantina jadi pihaknya belum menyiapkan tenaga nakes atau SDM tambahan melalui rekrutment. (rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.