Ruang Kerja Pejabat Kota Tasik Ikut Disegel

178
DIBERI CIRI. KPK menyegel ruang Direktur RSUD dr Soekardjo Kota Tasik. rangga Jatnika / Radar tasikmalaya

Selain di Kantor Wali Kota Tasikmalaya, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kota Tasikmalaya, Rabu (24/4). Ruang kerja beberapa pejabat pun disegel.

Pantauan Radar, salah satu penyegelan dilakukan di RSUD dr Soekardjo Jalan Rumah Sakit Kecamatan Tawang, tepatnya ruang Direktur dan Bagian Perencanaan. Terlihat jelas di kedua pintu itu tertempel segel KPK.

Dari pengakuan salah seorang pegawai, sekitar pukul 10.30 petugas KPK datang ke RSUD dr Seokardjo. Bersama mereka ada Sekda Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan dan Kadis PUPR H Adang Mulyana dengan pengawalan aparat bersenjata.

“Langsung ke atas dikawal polisi,” ungkapnya.

Disebutkannya, ada dua ruangan yang diperiksa oleh KPK, ruangan Direktur serta Bagian Perencanaan. Namun saat itu Direktur RSUD dr Seokardjo dr Wasisto Hidayat MKes tidak di tempat. “Enggak tahu di mana, tapi tidak di sini (di rumah sakit, Red),” tuturnya.

Keberadaan petugas KPK di rumah sakit milik pemerintah itu berlangsung cukup lama, kurang lebih dari satu jam.

Namun menurutnya, petugas tidak mengambil dokumen apapun dari ruangan yang disegel itu. “Enggak ngambil apa-apa, tapi kalau disegel mungkin mau balik lagi,” katanya.

Penggeledahan juga dilakukan di Kantor Dinas PUPR Balewiwitan Kecamatan Tawang. Di kantor tersebut ada dua ruangan yang terpasang segel KPK. Yakni Ruangan Kadis dan Sekdis PUPR.

Dari informasi yang dihimpun Radar, petugas KPK datang sekitar pukul 12.00, bersama dengan Sekda Ivan dan Kadis PUPR. Para pegawai dan warga yang berada di sekitar ruangan diarahkan untuk menjauh guna kelancaran penggeledahan. “Karena tadi di sini lagi banyak orang,” kata seorang saksi di lokasi.

Penggeledahan di tempat tersebut hanya berlangsung singkat, sekitar 15 menit. Petugas KPK bersama Sekda Ivan Dicksan dan Kadis PUPR pun meninggalkan lokasi. ”Hanya sebentar, tahu-tahu dua ruangan itu sudah disegel saja,” ujarnya.

Penyegelan juga dilakukan di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Namun saat Radar hendak mengecek, salah satu pegawai tidak memperbolehkannya dengan alasan kebijakan pimpinan.

Pengakuan salah seorang pegawai, ruangan Kadis dan Bagian Perencanaan memang disegel oleh KPK. Namun dia tidak mengetahui ada tidaknya barang yang diambil petugas. “Enggak tahu mereka lama atau enggak, tahunya udah disegel,” katanya.

Sementara itu, sampai sore kemarin kediaman Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman di Jalan Bojong Kecamatan Cipedes terlihat sepi. Petugas Satpol PP yang biasa bertugas pun tak nampak di pos depan rumah dinas pimpinan daerah itu. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.