Rudy : Hotel Tak Boleh Naikkan Tarif

25
0

TAROGONG KIDUL – Bupati Garut H Rudy Gunawan meminta kepada seluruh pengelola hotel tidak menaikkan tarif yang tinggi di musim libur akhir tahun ini.

Dengan tarif hotel yang tinggi akan membuat citra buruk pariwisata di Kabupaten Garut. “Jangan aji mumpung di libur akhir tahun ini. Biar wisatawan tidak kapok kalau berwisata lagi ke Garut,” kata Rudy kepada wartawan, Sabtu (21/12).

Rudy mengaku sudah menginstruksikan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk segera berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terkait tarif hotel pada musim libur Natal dan pergantian tahun.

“Kami ingin wisatawan yang berkunjung ke Garut merasa aman dan nyaman. Kalau sudah nyaman wisatawan mau datang lagi,” tutur dia.

Menurut dia, saat ini PHRI bersama dengan pemerintah membangun citra baik pariwisata Garut agar ramah dengan wisatawan. Kunjungan wisata pun bisa semakin meningkat.


Ia menyebut jika akan menaikkan tarif harus dilakukan dengan batasan sekitar 20 persen. Jika ada yang menaikkan harga lebih dari itu tentu akan mengecewakan wisatawan.

“Terus beri pelayanan tambahan. Seperti makan malam atau hiburan. Jadi betah saat menghabiskan liburan di Garut. Walau harga naik, tapi pengunjung bisa puas,” ujarnya.

Dengan bertambahnya hotel berbagai kelas membuat persaingan bisnis bisa lebih baik. Terutama dalam memberi pelayanan kepada wisatawan.

“Seperti adanya Hotel Santika dan hotel berkelas lainnya membuat persaingan lebih baik. Tidak asal menaikkan harga seperti dulu,” ujar dia. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.