Soal Wabup, Tetap Solid Mengusung Kader Internal

Ruhimat Disarankan Tokoh PAN

161
0
H Ruhimat
Loading...

SINGAPARNA – Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ruhimat mengatakan melamarnya ke Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pencalonan wakil bupati (wabup) di sisa periode ini atas saran dan usulan dari tokoh serta pengurus PAN.

“Saya menyerahkan lamaran ke PAN karena disarankan dan diminta oleh tokoh dan pengurus PAN yang masih aktif. Termasuk fraksinya di DPRD,” ujarnya kepada Radar, melalui sambungan telepon, Minggu (27/1).

Atas saran tersebut, Ruhimat menyerahkan lamaran untuk menjadi calon wakil bupati dari PAN di sisa periode ini. “Saran itu (dari tokoh dan pengurus PAN, Red) saya ikuti dengan melamar ke PAN. Ya sekaligus saya ikut meramaikan suasana demokrasi,” katanya.

Lanjut dia, selain adanya dorongan dari tokoh dan pengurus PAN untuk melamar sebagai wabup. Motivasi lainnya adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan bersama Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto. “Saya bisa bermitra dan memang Pak Ade lagi semangatnya melakukan perubahan dan perbaikan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru dan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ungkapnya.

Ruhimat pun menjelaskan soal diterima atau tidaknya diserahkan kepada mekanisme PAN itu sendiri. “Jadi itu tergantung PAN soal dikabulkan atau tidaknya menjadi calon wakil bupati,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Fraksi PAN Kabupaten Tasikmalaya Asep Dzulfikri SE mengaku tidak benar kalau fraksi atau tokoh dan pengurus PAN menyarankan H Ruhimat untuk melamar menjadi calon wakil bupati. “Itu hanya isu saja,” singkatnya kepada Radar, melalui sambungan telepon, Minggu (27/1).

Sejauh ini, kata Asep, DPD PAN Kabupaten dan fraksi tetap solid untuk mengusung kadernya mengisi posisi wakil bupati pada sisa periode ini. “Yang terpenting saat ini PAN masih solid mengusung kader internalnya menjadi calon wakil bupati,” tegasnya.

Loading...

Sebelumnya, Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya Daud Ripai membenarkan kalau Ruhimat sempat melamar untuk diusulkan menjadi cawabup. “Pada pertengahan Desember 2018 menyerahkan surat permohonan. Ya sudah masuk lamarannya. Namun Pak Ruhimat tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP untuk menjadi calon wakil bupati. Karena namanya juga telat disampaikan ke pengurus pusat, setelah lima nama lainnya disampaikan,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata Daud, Ruhimat tidak masuk sebagai nama yang direkomendasikan oleh DPW dan DPP sebagai cawabup pendamping Ade Sugianto di sisa periode ini. “Untuk nama yang akan diusulkan sudah kita kantongi dan bukan Pak Ruhimat. Nama tersebut merupakan kader internal partai,” katanya. (yfi/ujg/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.