Rumah Bos Bordir di Kawalu Kota Tasik Digeledah Densus 88

18757
4
Rumah bos bordir di Kampung Saguling Panjang Kelurahan Cilamajang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, tampak dijaga ketat saat penggeladahan oleh Tim Densus 88, Kamis (21/05) siang. rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Detasemen khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menggeledah sebuah rumah mewah yang diduga milik pengusaha (Bos) bordir di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Kamis (21/05) pukul 10.00 WIB.

Rumah mewah tersebut ditempati DN (40), warga Kampung Saguling Panjang Kelurahan Cilamajang Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Pantauan di lokasi, penggeledahan tersebut dilakukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan mendapatkan bantuan dari personel Sabhara Polres Tasikmalaya Kota bersenjata lengkap bersama tim Indentifikasi (Inafis).

Akan tetapi, pengeledahan yang dilakukannya kali ini telah mengundang masyarakat setempat dan mereka bertanya-tanya terkait penangkapan DN.

Berita terkait : Lagi, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Perum BSM Indihiang Kota Tasik
Berita terkait : Saat Mau Tarawih Pengurus Masjid Perum BSM Indihiang Tasik Ditangkap Densus 88, Warga Kaget

Salah seorang warga setempat, Yayan, (53) mengatakan, rumah mewah tersebut selama ini memang dimiliki oleh pengusaha bordir tapi dirinya mencurigai seorang menantu yang biasanya ikut salat tarawih mendadak tidak terlihat.

Namun, dari informasi beredar itu, kata dia, DN telah ditangkap Densus 88, Rabu (20/05) siang sekitar pukul 14.00 WIB siang di sebuah jalan raya.

“Saya mendengar informasi dari warga bahwa DN telah ditangkap di Jalan Swaka tetapi kabar tersebut hanya disampaikannya kepada keluarganya,” katanya kepada wartawan.

Berita terkait : Lagi, Densus 88 Geledah Tempat Futsal di Kawalu Kota Tasik, Ini yang Ditemukan..
Berita terkait : 2 Rumah di Indihiang Kota Tasik Digeledah Densus 88

“Tetapi memang sejak adanya penggeledahan di Gedung Futsal di Kampung Cicariang, Kawalu, kemarin DN juga dipanggil karena berkaitan dengan kepemilikan senjata tajam,” sambungnya.

Sementara itu, tetangga rumah terduga teroris DN, Yayah (50) menuturkan, rumah tersebut selama ini ditempati DN dan kegiatannya sehari-hari biasa saja.

Namun, pekerjaannya selama itu sebagai pengusaha konveksi bordir dan terkadang juga keluar rumah memakai motor dan mobil Suzuki Panther warna hitam.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, memperlihatkan barang bukti yang diamankan Densus 88, dari rumah mewah milik Bos Bordir di Kawalu, Kamis (21/05) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

“Saya sebagai warga merasa kehilangan DN yang selama ini selalu berbaur dengan para tetangga termasuk warga sekitar, namun sejak kemarin-kemarin juga sempat mengumpulkan anak-anak berbagi termasuknya membagikan takjil dan makanan. Kami, tidak menyangka DN,” tambahnya.

Dari rumah DN, Densus mengamankan motor megapro yang dimodifikasi nopol Z 3641 NX, mobil Panther nopol D 1356 CS, 2 pistol Sofgun dan pelurunya, senjata angin beserta 4 kaleng peluru kaliber 4,5 mm, teleskop, laptop, ATM, Handpone, alat komunikasi HT, teropong malam dan samurai telah disita.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

4 KOMENTAR

  1. Bukan soft gun nya broo.. tapi senjata laras panjang dgn peluru 4 kaleng, teleskop dan teropong malam… itu semua ut apa… klo warga Indonesia Pancasilais nggak akan punya yg begituan….
    Semoga Allah selalu melindungi rakyat Indonesia dan menjaga Pancasila…. Amiin Ya Rabbal Alamiin……

  2. Senapan angin….bedil manuk….di tangkap..4 kaleng pelor bedil manuk beda sama 4 magesin dan peluru tajam…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.