Rumah Kumuh di Lahan Wakaf Jadi Perhatian Dewan Garut

33
0
SERAHKAN. Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Pudja Turnawan menyerahkan sembako kepada tukang becak di depan Kantor Camat Garut Kota, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut
Loading...

GARUT KOTA – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan Yuda Pudja Turnawan mengadakan Reses Masa Sidang I Tahun 2021 di Kecamatan Garut Kota, Selasa (19/1).

Yuda menampung seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Yudha mendapatkan banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat di Kecamatan Garut Kota. Yang paling banyak disampaikan yakni terkait perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

“Wilayah Garut Kota ini masih banyak rutilahu yang harus diperbaiki. Termasuk rumah kumuh yang dibangun di tanah wakaf pemakaman Pasir Pogor,” ujar Yudha usai kegiatan, kemarin.

Menurut dia, rumah kumuh yang dibangun di tanah wakaf akan menjadi perhatian serius. Karena rumah tersebut tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, karena lahan yang ditinggali bukan hak milik.

Baca juga : Bantuan Rumah untuk Korban Bencana di Garut Jadi Percontohan Nasional

loading...

“Ini harus ada solusinya. Karena rumah tak layak huni dan kumuh yang tinggal di tanah wakaf ini banyak,” ujarnya.

Menurut dia, kemungkinan solusi awal adalah komunikasi intensif dengan Bupati Garut, supaya ada kolaborasi dengan beberapa lembaga bantuan di Kabupaten Garut.

“Nanti kita sampaikan kepada Pemda Garut untuk mencari solusi terkait permasalahan ini. Warga ini jelas perlu dibantu, termasuk yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Usai reses, Anggota Komisi 4 DPRD Garut ini memberikan sembako kepada para tukang becak dan petugas kebersihan di Kecamatan Garut Kota. “Selain menampung aspirasi, kita juga ingin berbagi di tengah pandemi,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.