Rumah Pejabat Belum Ber-IMB

93
0
PELAYANAN. Suasana di ruang pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pangandaran Senin (8/7). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pangandaran membeberkan banyaknya bangunan rumah yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Mereka menilai kesadaran masyarakat membuat IMB sangat rendah.

Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pangandaran Salimin mengatakan kesadaran masyarakat membuat IMB rumah tinggal, hanya untuk melakukan pengajuan pinjaman ke bank. ”Kalau persyaratan harus menyertakan IMB,” ujarnya kepada Radar, Senin (8/7).

Lanjut dia, padahal biaya untuk mengajukan IMB rumah tinggal lebih murah, jika dibandingkan dengan IMB tempat usaha. ”Untuk IMB itu dihitung dari luas bangunan,” terangnya.

Menurut dia, tidak hanya masayarakat umum, ada juga beberapa pejabat di Pangandaran yang rumahnya belum di IMB-kan. ”Yah kira-kira baru 10 persenan pejabat yang rumahnya baru di IMB-kan,” jelasnya.

Salimin menegaskan pihaknya kerap melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk membuat IMB, tetapi kadang-kadang tidak pernah digubris. ”Banyak alasan, tidak punya uang dan lain-lain,” katanya.

Dia mengaku tidak berdaya untuk mengajak kepada pemilik rumah agar membuat IMB. ”Ya memang tidak berdaya, kadang-kadang suka pusing,” ucap dia.

Untuk target retrbusi IMB di Kabupaten Pangandaran, kata dia, mencapai Rp 2 miliar lebih, sementara target yang diserahkan ke kecamatan mencapai Rp 1 miliar. ”Jadi total target IMB ini mencapai Rp 3 miliar lebih, sekarang baru tercapai 30 persenan,” jelasnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.