Rumah Tangga Hancur, Tuntut Ganti Rugi

45

BANJAR – AR mengaku rumah tangganya hancur setelah sang istri, DY berselingkuh dengan Pon tahun lalu. Bahkan, akibat perselingkuhan itu sang istri diduga hamil.

AR pun meminta pertanggungjawaban pria yang juga tokoh dan aktif di salah satu desa di Kecamatan Langensari ini.

Edis Gunawan, kuasa hukum AR menjelaskan awal kasus itu bermula saat AR curiga dengan tingkah istrinya.

Tak lama, AR mengetahui ada perzinahan antara Pon dan DY. Tak terima, AR pun melaporkan kasus tersebut ke aparat.

Namun saat itu, AR dan Pon memilih berdamai. Kesepakatan damai dibuat secara tertulis dilengkapi materai. Ada beberapa poin dalam perjanjian itu, salah satunya ganti rugi berupa sejumlah uang.

“Telah disepakati damai dengan perjanjian di dalam surat. Namun kini terlapor mengingkari perjanjian itu dan belum memenuhi kewajiban atas hal yang dituntutkan oleh korban atau pelapor,” kata Edis di kantornya di wilayah Kecamatan Banjar Rabu (5/12)
Edis pun meminta terlapor segera memenuhi tuntutan yang tertuang dalam surat perjanjian damai itu.

Ia pun mengancam akan melaporkan kasus ini ke Polres Banjar dan wali kota jika Pon masih belum memenuhi tuntutan kliennya tersebut.

AR saat dikonfirmasi menyampaikan kekesalannya. Dia mengaku hubungan rumah tangganya kini di ujung kehancuran.

“Saya sudah lama bersabar menunggu tuntutan saya dipenuhi. Kalau begini terus saya akan melaporkan ke wali kota supaya jabatannya (Pon) segera dicopot karena kelakuannya telah merugikan orang lain,” kata dia.

Terpisah, Pon mengaku dalam waktu dekat akan segera memenuhi tuntutan AR sesuai perjanjian damai. Ia meminta kasus yang menimpanya tidak diperpanjang.

“Saya sudah membayarnya hampir setengahnya. Saya minta waktu lagi untuk menyelesaikan semuanya,” katanya. Di surat perjanjian itu tertulis bahwa dana tersebut untuk biaya pengobatan.

Ditanya terkait dugaan menghamili istri AR, Pon tak memberikan jawaban. Ia hanya menyampaikan akan segera memenuhi tuntutan yang telah disepakati bersama pelapor. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.