Zinedine Zidane Tak Tertarik, Jose Mourinho Jadi Solusi

Runtuhnya DOMINASI Real Madrid

50
0
KECEWA. Penyerang Real Madrid Karim Benzema terlihat kecewa usai timnya kalah dari Ajax pada lanjutan Liga Champions kemarin.

MADRID – Jabatan kepelatihan Real Madrid merupakan kursi panas buat siapa pun yang mendudukinya. Musim 2018-2019 ini, jelas bukan periode menyenangkan buat Florentino Perez. Trofi Piala Dunia Antar Klub 2018 satu-satunya piala yang dimenanginya.

Marca kemarin (7/3) menuliskan jika entrenador Real, Santiago Solari bisa saja angkat koper dalam waktu dekat. Meski masih punya kontrak hingga 2021. Namun, hat-trick kalah di kandang dan tersisih di dua turnamen sekaligus menjadi “dosa” tak termaafkan pria 42 tahun itu.

Sumber Marca menyebutkan Perez terlihat turun ke ruang ganti pemain pasca timnya kalah 1-4 oleh Ajax. Dia terlibat pembicaraan yang panjang dengan Solari setelah leg kedua 16 besar Liga Champions kemarin.

Rumah bursa Betway bahkan sudah memasang beberapa nama sebagai kandidat pengganti Solari. Nama eks pelatih Real Jose Mourinho berada dalam daftar teratas untuk balik kucing ke Bernabeu.

Madridista memang sudah penampilan medioker ala Solari ini. Selama pertandingan lawan Ajax kemari, para pemain Real kena olok-olok suporternya sendiri. Intensitas meniup peluit oleh Madridista jika setiap pemain Real menguasai bola menjadi lebih tinggi setelah Real kebobolan dua gol sebelum laga berjalan 20 menit.

Mungkinkah Solari diganti? Sangat mungkin. Solari musim ini hadir sebagai pengganti Julen Lopetegui. Kalau melihat rekam jejak Real, musim 2004-2005, Real pernah mengganti pelatih tiga kali. Jose Antonio Camacho diganti Mariano Garcia Remon. Lalu Mariano diganti Vardelei Luxemburgo.

Nah, Mourinho yang dikenal pragmatis memang sudah bilang tertarik untuk kembali melatih pacsadipecat Manchester United Desember lalu. Mourinho sendiri mengajukan syarat jika tim yang ingin menggaetnya haruslah tak rewel soal kekuasaan Mourinho dalam meracik kerangka tim.

“Mourinho ada di posisi favorit dengan koefisien 1,7 per Euro yang dipasangkan atas namanya. Disusul Mauricio Pochettino (koefisien 4,00) dan Antonio Conte (koefisien 7,00),” tulis EFE.

Periode Mourinho di Real (2010-2013) dikenang dengan pemberontakan para pemain seperti Sergio Ramos dan Iker Casillas karena disebut “tikus ruang gant;. Dari sisi koleksi trofi, maka Mourinho menyumbang tiga trofi. La Liga 2011-2012, Copa del Rey 2010-2011 dan Supercopa Espana 2012.

Sementara itu, mantan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tahu kalau waktunya sudah habis. Maka lima hari setelah menjadi satu-satunya pelatih era Liga Champions yang membawa kejayaan Real di tiga musim beruntun (2015-2016, 2016-2017 dan 2017-2018), Zidane mundur dari jabatan pelatih.

Kepada ESPN kemarin (7/3) pria berusia 46 tahun tersebut mengatakan dalam 2,5 tahun karier di Los Merengues tak semudah yang dilihat oleh pihak luar. Periode sulit berjalan beriringan dengan masa-masa kejayaan.

“Buat saya akan sangat sulit untuk menang lagi Liga Champions musim berikutnya (2018-2019, red). Saya tak akan pernah melupakan hal itu dan saya ingin mengakhiri karier di Real dengan situasi yang baik-baik saja,” kata Zidane.

Bapak empat anak itu menyadari tim-tim yang dikalahkan Real pasti akan memperbaiki kualitasnya. Misalnya mengganti pelatih, menambah koleksi pemain bintang dalam tim pasti jamak dilakukan.

Sebelum pengakuan Zidane tentang keputusan mundurnya dari Real ini ada berbagai berita spekulasi beredar. Yang paling banter terdengar tentu retaknya relasi dengan winger Gareth Bale. Bale kalah saing dengan Isco.

Namun ada juga yang menyebutkan kalau “pemaksaan” transfer pemain oleh Presiden Real Florentino Perez menjadi penyebabnya. Termasuk saat Real nyaris mendapatkan tanda tangan kiper Athletic Bilbao Kepa Arrizabalaga di transfer musim dingin 2018.

Saat transfer itu gagal, Kepa dise­but­kan memiliki riwayat cedera. Padahal menurut Marca transfer itu batal karena Zidane lebih sreg dan puas dengan kiper mereka Keylor Navas.

Mantan pelatih Chelsea yang kini jadi pundit beIN Sports I Ruud Gullit memuji bagaimana Zidane tahu benar apa konsep itu enough is enough. Gullit pun mengatakan Zidane sudah membaca kalau Cristiano Ronaldo diambang pintu keluar.

“Kalau timmu kehilangan Ronaldo maka produktivitas timmu berkurang mencapai 50 buah. Memang ini keputusan sulit namun saya pikir Zidane adalah pelatih yang cerdas seperti yang ditunjukkan saat masih bermain,” puji kapten Belanda saat menang Euro 1988 itu.

Sementara itu, produsen sepatu Adidas kembali meluncurkan sepatu seri predator setelah 25 tahun berlalu. Zidane dan mantan pemain Real Madrid David Beckham pun ditunjuk sebagai duta promosi sepatu legendaris di akhir dekade 1990-an itu. (dra/ful/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.