Runway Nusawiru Diperpanjang

45
Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya AKAN DIBENAHI. Runway Bandara Nusawiru akan diperpanjang menjadi 2500 meter Jumat (11/1). Hal ini dalam upaya menyambut Pangandaran menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

PANGANDARAN – Runway Bandara Nusawiru akan segera diperpanjang. Hal itu untuk memberikan dampak pembangunan ekonomi dan infrastruktur dalam mewujudkan Pangandaran menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Koordinator Bandara Nusawiru Hendra Gunawan mengatakan panjang runway bandara saat ini mencapai 1.400 meter dengan lebar 30 meter. “Rencananya, akan diperpanjang menjadi 2.500 meter dengan lebar 45 meter,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (11/1).

Menurut dia, jika runway bandara jadi diperpanjang maka pesawat jenis ATR 72 bisa beroperasi di sana. “Boeing juga kemungkinan bisa masuk, karena standarnya 2000 ke atas,” ujarnya.

Lanjut dia, pihak konsultan KEK sudah mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Untuk perpanjangan runway tersebut. “Katanya sudah dapat dukungan, ya mudah-mudahan cepat terealisasi,” tuturnya.

Selain perpanjangan runway, penambahan fasilitas pendukung penerbangan dan bandara juga akan dilakukan. “Kalau untuk POM tender kita sudah punya, X-Ray juga punya tinggal menambahkan yang lain,“ katanya.

Untuk saat ini, maskapai penerbangan yang beroperasi di nusawiru hanya Susi Air, itu pun hanya satu kali penerbangan pulang pergi. “Mungkin ke depan setelah perpanjangan runway kita akan lobi maskapai lain agar mau masuk kesini, “ jelasnya.

Selain itu, Air Traffic Control (ATC) sepenuhnya kini ditangani oleh Airnav Indonesia. “Jadi untuk petugas ATC sudah pasti profesional,” tegasnya.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiadinata mengatakan aksesbilitas menjadi kunci utama optimalisasi kunjungan wisata. “Selain penataan kawasan, akses jalur darat, laut dan udara menjadi hal penting,” tuturnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.