Rusunawa Pemkab Garut Dipake Tempat Isolasi ODP Corona

227
0
H Rudy Gunawan

TAROGONG KIDUL – Bupati Garut H Rudy Gunawan akan menggunakan rumah susun sewa (rusunawa) milik pemerintah untuk tempat isolasi orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. Hal itu dilakukan karena jumlah ODP di Kabupaten Garut setiap harinya mengalami peningkatan cukup signifikan. Tidak cukup jika ditangani di rumah sakit.

“Sekarang kami bersama Dinas Kesehatan tengah melakukan persiapan untuk menjadikan rusunawa sebagai tempat ODP,” ujar Rudy di kantornya Jumat (27/3).

Baca juga : Sekda Jabar: Warga Jangan Mudik, Jangan Piknik!

Rudy menerangkan saat ini ruang isolasi untuk penanganan virus corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut terbatas. Sehingga harus mencari tempat alternatif lain untuk penanganan warga yang diduga terinfeksi virus corona.

“Sekarang saja ada 20 orang lebih yang mengalami gejala mirip Covid-19 seperti demam, batuk dan lainnya. Sekarang dalam perawatan di ruang isolasi. Kami tempatkan di ruang itu karena tidak mau mengambil risiko,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya menyiapkan rusunawa sebagai tempat penanganan. “Selain Covid-19 kita juga fokus untuk memperhatikan penyakit DBD yang memang saat ini sangat rentan,” ujarnya.

Rudy memprediksi peningkatan ODP di Kabupaten Garut selain karena banyak warga yang pulang dari perantauan, juga kesadaran masyarakat dalam mematuhi imbauan pemerintah terkait social distancing kurang begitu dipatuhi.

Baca juga : Pemprov Jabar Larang Warga Pulang Kampung untuk Antisipasi Penyebaran Corona

“Kami prihatin, karena masyarakat masih banyak yang belum bisa mengikuti seruan dari kami. Tidak seperti di kota lain yang sudah mengikuti social distancing, tapi di Garut saya melihat dari CCTV dalam kondisi yang maih ramai,” katanya.

Terpisah, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menerangkan Pemkab Garut mulai menerapkan bilik disinfeksi (Bildes) di fasilitas umum, salah satunya di Puskesmas Tarogong. “Bildes ini mampu membersihkan virus dan bakteri yang menempel pada pakaian dan permukaan tubuh. Sebagai langkah awal kita pasanga di Puskesmas Tarogong dulu,” terangnya.

Helmi menerangkan Bildes merupakan hasil karya dari Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona. “Manfaatnya sangat besar, ini bisa diaplikasikan di tempat lain,” terangnya.

Helmi juga mengatakan fungsinya untuk mensterilkan siapa saja yang hendak masuk ke puskesmas. Mereka wajib melalui alat ini. Nanti akan keluar cairan disinfektan.

Satu buah Bildes, kata dia, menghabiskan sekitar Rp 5 juta. Dalam waktu pihaknya pun akan memproduksi massal untuk di pasang di tempat umum, rumah sakit, perkantoran dan puskesmas.

Pasang Wastafel Portable

DPC PDI Perjuangan Garut terus melakukan pencegahan penyebaran virus corona di kawasan pasar tradisional. Kali ini, mereka melakukan penyemprotan disinfektan dan pemasangan wastafel portable di Pasar Ciawitali Garut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yuda Puja Turnawan akan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut, terutama di ruang publik. ”Hari ini (kemarin, Red) kita melaksanakan penyemprotan disinfektan dan memasang wastafel portable di Pasar Ciawitali,” katanya.

Baca juga : Ini Dia Kader Terbaik Ponpes Idrisiyyah yang Diwakafkan Jadi Calon Bupati Tasik

Menurutnya, kegiatan ini sesuai instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. “Masyarakat juga harus berperan aktif dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona ini dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, taat dengan imbauan pemerintah dengan melakukan social distancing atau juga physical distancing,” katanya.

Terpisah, Ketua Ikatan Warga Pasar (Iwapa) Guntur Iyen Abdul Malik mengapresiasi upaya mitigasi penyebaran virus yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Garut. Menurutnya, penyediaan tempat cuci tangan dan disinfektan sangat dibutuhkan di wilayah pasar. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.