Rutin Banjir, DPRD Minta Sungai Cikidang-Citanduy di Sukaresik Tasik Dinormalisasi

122
0
MENINJAU. Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari AL Ayubi meninjau lokasi Banjir Sukaresik, Jumat (12/6). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SUKARESIK – Pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya meninjau langsung lokasi masyarakat yang terdampak banjir di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik sekaligus memberikan makanan siap saja kepada masyarakat terdampak, Jumat (12/6).

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, kedatangannya melihat lokasi ini untuk mengetahui langsung seperti apa kondisi banjir tahunan yang selalu dialami warga Kecamatan Sukaresik.

Baca juga : Pasar di Kabupaten Tasik tak Tersentuh Dana Covid-19

“Kami dari dewan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa makanan cepat saji dan memberikan arahan kepada BPBD, camat, desa dan puskesmas setempat terkait penanggulangan banjir tahunan ini,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Arahan yang diberikan, jelas dia, terkait langkah untuk mengantisipasi dampak banjir yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan kebutuhan warga yang tetap harus dipenuhi.

“Dalam jangka panjang harus ada normalisasi Sungai Citanduy dan Cikidang sehingga tidak lagi terjadi luapan air yang merendam permukiman warga. Kami dorong itu, karena sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan, sehingga tidak mampu menampung lagi debit air, sehingga ketika hujan meluap dan banjir,” katanya.

Kepala Desa Tanjungsari Amas mengaku sangat terbantu dengan perhatian dan bantuan makanan siap saji yang diberikan oleh dewan.

Termasuk dorongan kepada pemerintah untuk dilakukan normalisasi sungai sebagai antisipasi jangka panjang.

“Bantuan ini cukup membantu masyarakat terdampak banjir, apalagi di tengah wabah Covid-19 ini,” ungkap dia.

Baca juga : Masa Belajar di Rumah Siswa Kabupaten Tasik Sampai 20 Juni

Adapun soal dorongan dewan, kata dia, kaitan normalisasi Sungai Cikidang dan Citanduy, pemerintah desa melalui kecamatan pun sudah berupaya menyampaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy. Namun, belum ada realisasi.

“Normalisasi pendangkalan sungai yang selalu meluap ketika hujan yang berlangsung lama, kami berharap ada respon dari pemerintah daerah mendorong BBWS,” jelas dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.