Saat Pandemi, Jumlah Pencari Kerja di Kota Banjar Menurun

34
0
ANTRE. Pencari kerja saat mengantre membuat kartu kuning atau AK1 di kantor Disnaker Kota Banjar kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
ANTRE. Pencari kerja saat mengantre membuat kartu kuning atau AK1 di kantor Disnaker Kota Banjar kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banjar drs Asep Tatang Iskandar menyebut jumlah pencari kerja (pencaker) tahun ini menurun jika dibandingan dengan tahun lalu.

Berdasarkan data, pencari kerja yang membuat kartu kuning atau AK1 dari Januari sampai saat ini baru mencapai 2.150 orang lebih. Sedangkan tahun 2019 mencapai 3.635 orang.

“Sampai akhir tahun ini diprediksi tidak sampai tiga ribu orang pencari kerja. Hal itu dampak rekrutmen di perusahaan juga dikurangi,” kata dia, kepada wartawan Rabu (23/12). Dia menduga, tidak adanya rekrutmen karyawan di perusahaan dikarenakan terdampak Pandemi Covid-19.

Baca juga : Personel Gabungan Disiagakan Jelang Nataru di Kota Banjar

Lanjut dia, dampak wabah Covid-19 juga tidak diadakan job fair tahun ini, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan kerumunan. Padahal, ketika dilaksanakan job fair, pencari kerja yang datang mencapai 2.000 orang.

Loading...

Namun, kata dia, saat ini job fair dicover pemerintah provinsi melalui online. “Itu salah satu terobosan Pemerintah Provinsi Jabar dalam menekan pengangguran. Sehingga para pencari kerja bisa kembali mendapatkan pekerjaan meski harus melalui proses seleksi,” ujarnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.