Sah, Tapi Kurang Elok

61
0
Loading...

SINGAPARNA – Pengamat politik Tasikmalaya, Maulana Janah menilai bisa saja apabila PDI Perjuangan mengusulkan calon wakil bupati (cawabup). Karena, itu merupakan hak partai pengusung. “Ya sah saja sih, tapi kurang elok,” ujarnya kepada Radar, Kamis (7/3).

Maulana menjelaskan, selain PDIP yang sudah menempatkan kadernya, Ade Sugianto sebagai bupati. Dengan semua mengusulkan cawabup, ini menandakan buruknya komunikasi yang dijalin PAN, PKS dan PDI Perjuangan. “Kalau seperti ini terkesan saling ingin (mengisi jabatan wakil bupati, Red),” ungkapnya.

Memang, kata dia, semua partai mempunyai hak yang sama untuk mengusulkan cawabup. Namun, apabila terbangun komunikasi yang bagus semuanya akan cepat selesai. “Sejauh ini, partai pengusung masih jauh dari kata iya (untuk mengusulkan cawabup ke DPRD, Red),” katanya.

Terpisah, Ketua Fraksi PPP Kabupaten Tasikmalaya, Asop Sopiudin mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan kalau PDIP mengusulkan cawabup. “Secara normatif, PDIP punya hak konstitusional. Jadi patut dihargai dan diapresiasi soal rencana pengusulan cawabup,” terangnya.

Lanjut dia, PPP meminta partai pengusung segera menyelesaikan kesepakatan soal pengisian jabatan wakil bupati. Karena, sejauh ini prosesnya masih dinamis. “Bahkan, partai pengusung pun belum melakukan lobi-lobi ke partai lain, termasuk PPP dalam rangka pemilihan wabup,” jelasnya.

Ketua Fraksi Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, H Ending Sunaryo SPd menambahkan, pihaknya tidak ingin terlalu mencampuri dalam proses pengisian wakil bupati. Walaupun, Golkar dan PPP merupakan partai pendukung yang berperan memenangkan Uu-Ade di Pilkada 2015. “Silahkan saja soal cawabup hak ketiganya (PAN, PKS dan PDI, Red),” ungkapnya.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya sudah menentukan sikap soal wakil bupati. Namun, keputusannya masih dirahasiakan. Hal itu diungkapkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, H Demi Hamzah Rahadian kepada Radar, Senin (4/3).

Loading...

Demi mengatakan, rapat internal soal wabup sudah memunculkan keputusan. Tapi, belum bisa disampaikan ke publik karena akan dikoordinasikan dulu dengan DPD dan DPP.

“Ya keputusannya sudah ada. Apakah PDIP akan mengusulkan cawabup atau mengikuti usulan PAN dan PKS, itu nanti kita sampaikan. Sekarang akan disampaikan dulu ke DPD dan DPP,” ujarnya.

Penyampaian hasil keputusan ini, lanjut dia, untuk meminta pandangan dan arahan dalam pengisian jabatan wabup. “Jadi sikapnya, kita tunggu nanti instruksi dari DPD dan DPP atas apa yang kita koordinasikan,” paparnya.

Lanjut Demi, setelah ada rekomendasi dari DPD dan DPW, soal sikap yang akan diambil soal wabup. Pihaknya akan menjalankan dan mengamankan instruksi itu. “Termasuk juga menjalankan apa yang diisyaratkan undang-undang soal pengisian calon wakil bupati,” jelasnya. (yfi/ujg/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.