Sakit Telinga, Waspada Flu Australia

80
0

JAKARTA – Berbagai jenis flu mewabah di Indonesia. Perhatikan gejalanya untuk antisipasi lebih dini.

Dosen Fakultas Kesehatan Lingkungan Universitas Muslim Indonesia Dr Alfina Baharuddin MKes menuturkan, ada beberapa flu yang pernah terjadi di Indonesia.

Flu Australia, flu babi atau swine, flu Vietnam, flu Singapura serta flu burung. Semuanya memiliki ciri khas berbeda, namun akibatnya bisa fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Flu Australia, flu ini disebabkan virus influenza A dari sub tipe H3N2. Kurang lebih mirip dengan flu biasa, tetapi penularannya begitu cepat. Flu Australia dapat dideteksi dengan melihat gejala yang muncul. Masa inkubasi tiga hingga enam hari.

Pada hari pertama muncul demam disertai sakit kepala dan radang tenggorokan. Selanjutnya dua hari kemudian muncul diare, mual, muntah serta sakit pada telinga. Sakit ini cukup parah karena seseorang akan mengalami gangguan tidur.

“Terlihat seperti flu biasa tetapi perlu diketahui rasa sakitnya akan jauh lebih berat,” ungkapnya.

Alumnus Program Doktor Kedokteran Mikrobiologi Unhas ini menambahkan, flu Australia bisa menimbulkan komplikasi parah jika tidak ditangani dengan cepat. Mulai dari pneumonia hingga berujung kematian.

Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dr Aminuddin Azis Sp.THTKL(K) MKes menam­bahkan pada flu bisa terjadi kematian akibat penanganan yang tidak cepat. Seperti pada flu Australia, jika muncul gejala lalu tak ditangani maka bisa sebabkan komplikasi yang bisa terjadi yakni pneumonia atau infeksi paru-paru.

“Komplikasi ini sebenarnya yang menimbulkan kematian. Jika kita melihat berbeda dengan flu biasa atau common cold yang memang bisa sembuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Flu Australia dan flu babi akan lebih mudah terjangkit pada lansia dan anak-anak dengan imunitas tubuh yang rendah. Tidak menutup kemungkinan, virus ini dapat menyebar ke negara lain. (ind)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.