Dua Kasus Money Politics di Kota Tasikmalaya Gugur

Saksi Kunci Tidak Mengakui

128
0
SAMPAIKAN KETERANGAN. Sentra Gakkumdu Kota Tasikmalaya menyatakan penanganan dua laporan dugaan money politics diberhentikan karena tidak cukup saksi dan bukti, Sabtu (18/5). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TASIK – Penanganan dua kasus dugaan money politics di Kota Tasikmalaya dinyatakan gugur. Setelah melalui proses pembahasan II yang alot, Gakkumdu akhirnya berkesimpulan dua kasus itu tidak cukup bukti.

Sedikitnya, ada dua kasus dugaan money politics yang ditangani Bawaslu Kota Tasikmalaya dengan empat caleg sebagai terlapor. Semua penanganannya diberhentikan berdasarkan kesepakatan Bawaslu, Penyidik Kepolisian dan Jaksa.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin mengatakan alasan diberhentikannya penanganan laporan karena tidak menemukan bukti permulaan yang cukup. “Kami kekurangan saksi dan bukti,” ungkapnya dalam konferensi pers di Sekretariat Bawaslu Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/5).

Maka dari itu, Bawaslu tidak bisa menerapkan Pasal 278 Ayat 2 Huruf d jo 523 Ayat 2 UU Nomor 7 tentang Pemilu kepada para terlapor. Pasalnya hasil kesimpulan, dua laporan yang masuk tidak memenuhi unsur tindak pidana.

Namun demikian, Ijang menambahkan bahwa persoalan money politics masih bisa terus bergulir. Pasalnya Bawaslu mengacu kepada aturan yang menyebutkan laporan kecurangan bisa diakomodir 7 hari setelah kejadian atau diketahui. “Jadi kalau misal diketahuinya baru sekarang, ya tidak dihitung dari tanggal kejadian,” tuturnya.

Disinggung soal Bawaslu yang melakukan investigasi, namun hasilnya tetap nihil. Alasannya serupa, para saksi kunci hasil pengembangan tidak mengakuinya. “Jangankan jadi saksi, mereka tidak mengaku menerima uang,” terangnya.

Disebutkan pembahasan II yang dilakukan sentra Gakkumdu berjalan cukup alot. Di mulai dari Jumat (17/5) malam pukul 21.00, kesimpulan baru bisa diambil setelah subuh sekitar pukul 04.30.

Loading...

Penyidik dari Polres Tasikmalaya Kota Ipda Imanudin menambahkan di pembahasan II setiap materi hasil klarifikasi dikaji secara mendalam. Maka menurutnya wajar bila memakan waktu yang lama. “Akhirnya semua sepakat, laporan ini tidak bisa naik ke penyidikan,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.