Sampai 11 Juni, Trayek Bus ke Pangandaran Masih Dihentikan

457
0
TASIKMALAYA PINTU MASUK. Belum ada aktivitas di pintu masuk jelang pembukaan objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Senin (1/6). FATKHUR RIZQI/RADAR
TASIKMALAYA PINTU MASUK. Belum ada aktivitas di pintu masuk jelang pembukaan objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Senin (1/6). FATKHUR RIZQI/RADAR

PANGANDARAN – Kepala Dinas Per­hu­bungan Kabupaten Pangandaran Trisno mengatakan belum mencabut peng­hentian trayek bus yang diberlakukan un­tuk memutus penyebaran Covid-19.

“Kami memberikan imbauan kepada bus antar kota antar provinsi (AKAP), bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan perbatasan untuk menghentikan trayek sementara pada periode pascalebaran sampai 11 Juni. Hal tersebut bentuk antisipasi perpindahan orang di masa pandemi Covid-19,” ujarnya kepada Radar, Senin (1/6).

“Kita masih memberlakukan pemberhentian trayek sementara bus sampai Kamis (11/6). Sambil menunggu keputusan resmi dari pemda tentang memberlakukan new normal,” katanya, menambahkan.

Kata dia, pihaknya akan langsung menyosialisasikan kepada pengusaha angkutan apabila pemberhentian trayek sudah resmi dicabut oleh pemerintah daerah. Sehingga mereka bisa kembali beroperasi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga : New Normal di Pangandaran, Kamar Diskon 30%, Pengunjung Harus Bawa Ini..

“Kita sudah memberikan informasi kepada agen bus agar ketika menaikan penumpang harus 50 persen dari jumlah kursi dan memakai alat pelindung diri. Serta selalu disemprot disinfektan sebelum dan sesudah digunakan,” ujarnya.

“Selanjutnya, terminal juga kita akan mempersiapkan petugas untuk pengecek suhu dan menyeringkan penyemprotan disinfektan untuk membuat aman para penumpang,” katanya, menambahkan.

Lanjut dia, sedangkan untuk di check point perbatasan selalu disosialisasikan dengan pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru wajib masyarakat yang keluar dan masuk Kabupaten Pangandaran harus memiliki surat keterangan sehat dan menunjukkan hasil rapid test. Kalau tidak disiplin akan ditolak masuk ke Pangandaran.

“New normal akan segera diberlakukan di Pangandaran. Maka bagi pemudik atau masyarakat lainnya ketika melawati perbatasan pada Selasa (2/6) sudah harus menunjukkan surat keterangan sehat dan melampirkan hasil rapid test,” ujarnya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.