2 Uruguay vs Jepang 2

Samurai Biru Jaga Peluang Lolos ke Delapan Besar

19
0
twitter TAMPIL. Penyerang Uruguay Luis Suarez tampil memukau saat melawan Jepang pada lanjutan Copa America 2019, kemarin.

PORTO ALEGRE – Jepang nyaris mempermalukan Uruguay pada laga kedua Grup C Copa America 2019. Performa bagus kontra kolektor terbanyak gelar Copa America itu membuat Samurai Biru percaya diri lolos ke delapan besar.

Arena do Gremio menjadi saksi bagaimana berbahanya pasukan muda Hajime Moriyasu. Dalam laga kemarin pagi, mereka sempat unggul dua kali lewat Koji Miyoshi di menit ke-25 dan 59 yang dibalas Luis Suarez pada menit ke-32 dan Jose Gimenez di menit ke-66.

Bahkan, andai penalti kontroversial tidak diberikan wasit Andres Rojas pada Uruguay di babak pertama, mereka bisa saja memenangkan pertandingan. Pengadil Kolombia itu menunjuk titik putih setelah ada intervensi Video Asisten Wasit (VAR) dalam insiden di kotak terlarang yang melibatkan bek tengah Jepang, Naomichi Ueda dengan Edinson Cavani.

Awalnya wasit meneruskan pertandingan karena Ueda melakukan kontak dengan kaki Cavani setelah bomber PSG itu melepaskan tembakan ke gawang. Namun, beberapa detik kemudian wasit menghentikan pertandingan dan melihat VAR sebelum akhirnya memutuskan Ueda melanggar Cavani yang oleh sejumlah media dianggap melakukan aksi teatrikal.

Makanya, meski kecewa, Moriyasu memuji pemainnya yang bisa meladeni negara peringkat 8 di dunia itu. “Mereka ingin menang dan itu menunjukkan cara mereka bermain. (Gol-gol Uruguay) sangat disayangkan, tetapi secara keseluruhan itu adalah usaha yang hebat,” kata Moriyasu di Kyodo News.

Moriyasu yang melakukan enam perubahan di laga ini berharap, penampilan Nippon muda ini bisa berlanjut saat menghadapi Ekuador. Dengan poin satu, Jepang bisa lolos ke delapan besar jika menang di Mineiro. “Jika kami memenangkan pertandingan berikutnya, kami akan memiliki peluang bagus untuk maju dari grup,” tegasnya.

Miyoshi yang tampil luar biasa di lini tengah Jepang dan mencetak dua gol mengaku sangat bahagia. “Kami mampu menjalankan rencana permainan kami. Sebagai individu, saya senang mencetak gol, tetapi mendapatkan poin karena tim lebih penting,” kata gelandang serang tersebut.

Gagal melanjutkan hasil positif setelah menggilas Ekuador empat gol di laga perdana, Pelatih Uruguay, Oscar Washington Tabarez, mengkritik penyelesaian akhir timnya yang di laga ini melepaskan 29 tembakan. Walau begitu, ia memang memberi jempol kepada Jepang.

Tabarez mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan karena tekanan kuat dari Jepang, yang membuat gelandang Uruguay tidak punya ruang mengatur permainan. “Meskipun ada kesalahan, kami memiliki peluang lebih baik,” kata pelatih veteran itu di Xinhua.

Suarez yang kini mengoleksi dua gol dan menjadi top skor bersama Philippe Coutinho, Eduardo Vargaz dan Duvan Zapata juga memuji permainan Jepang. “Mereka menekan kami dan tidak membiarkan kami bermain seperti yang kami inginkan,” kata bomber Barcelona itu di AP.(amr/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.