Sanksi untuk Pembuat IMB Palsu, Pemkot Tunggu Hasil Kepolisian

40

TASIK –  Pemerintah Kota Tasikmalaya menunggu hasil pemeriksaan kepolisian, dalam penetapan hukuman disiplin (hukdis) terhadap salah seorang ASN yang diduga terlibat pemalsuan dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kita menunggu pro­ses pe­me­riksaan kepolisian mem­buahkan ha­sil. Su­­paya, dalam me­­­netapkan sank­si huk­dis ba­gi yang ber­sang­kut­an akurat,” ujar Ke­tua Tim Pe­ne­ga­k­an Disiplin Pe­g­­awai Pemkot Ta­sikmalaya, Drs H Ivan Dicksan ke­pa­­da Radar, Rabu (13/2).

Sebab, kata Ivan, temuan IMB palsu tersebut kini sedang diproses Polres Tasikmalaya Kota. “Maka kami menunggu keputusan finalnya seperti apa. Karena seorang ASN tidak bisa dikenai hukum disiplin 2 kali,” ungkapnya.

Ivan yang juga Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya mengatakan pihaknya belum mengetahui seperti apa sanksi hukdis yang akan menjerat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga mengurus izin palsu tersebut.

Sebab, ketika yang bersangkutan nantinya divonis dari sisi hukum pidana, tentu akan diikuti hukuman disiplinnya.

“Jadi kami tidak bisa terburu-buru menentukan hukdis-nya seperti apa, ketika kita tentukan seperti apa, ternyata hasil vonis nanti, aturan hukdisnya lain. Jadi takut dua kali dan malah salah,” paparnya.

Disamping itu, kata dia, banyak pertimbangan yang harus diperhatikan dalam menentukan sanksi, baik penurunan pangkat dan jabatan atau sampai dengan pemberhentian tidak hormat.

“Terutama track record yang bersangkutan seperti apa, apakah sebelumnya sudah pernah tersangkut atau bagaimana. Kalau pernah berarti bisa lebih berat, karena mengulang perbuatan tersebut,” tandasnya.

Sebelum diberitakannya, polisi melakukan pemeriksaan kepada pengurus izin berstatus PNS, Rabu (30/1). Abdi negara tersebut dimintai keterangan kurang lebih selama tiga jam.

Namun, sejauh ini belum ada titik terang bagi aparat penegak hukum (APH) supaya bisa menetapkan tersangka bagi PNS yang sudah ditetapkan Inspektorat sebagai pelaku tunggal IMB palsu tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro mengatakan sebagaimana pemanggilan yang dilakukan, si pengurus izin sudah datang ke Mapolresta. Petugas pun langsung melakukan pemeriksaan.

“Sudah kita periksa, dia datang ke Polres,” ungkapnya kepada Radar kemarin.

Dalam pemeriksaan tersebut, kata Dadang, pengurus izin menjalani pemeriksaan kurang lebih sekitar 3 jam dari pukul 15.00-18,00. Dia ditanyai hal-hal berkaitan dengan pembuatan IMB palsu.

Disinggung upaya ke depan polisi, Dadang menyebutkan pihaknya masih akan melakukan pemanggilan kepada saksi-saksi lain. Sementara ini, pihaknya belum bisa menentukan kapan akan mulai menentukan siapa tersangka dari kasus tersebut.

“Masih jauh kalau untuk penetapan tersangka, kita masih akan melakukan pemanggilan saksi-saksi,” tuturnya. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.