Santri Diajak Awasi Pemilu

48
0

TASIK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya mengajak santri untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Kami melakukan sosialisasi untuk melibatkan santri dalam pengawasan partisipatif mengawasi pelanggaran-pelanggaran pemilu di lingkungan sekitarnya, termasuk pondok pesantren,” paparnya kepada wartawan di Hotel Horison, Senin (18/2).

Menurut Dodi, potensi pelanggaran Pemilu 2019 menjelang hari H sudah semakin banyak. Sehingga dibutuhkan pengawasan partisipatif dalam mencegah terjadinya pelanggaran yang merugikan berlangsungnya pesta demokrasi.

Lanjut dia, santri diberikan pemahaman soal aturan pemilu. Mana yang boleh dilakukan dan tidak oleh peserta pemilu pada hajat demokrasi lima tahunan ini. “Apabila santri menemukan temuan pelanggaran bisa segera melaporkan kepada Panwascam atau langsung Bawaslu,” ucapnya.

Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dede Hendayana menambahkan selain mengajak santri dalam pengawasan partisipatif, kegiatan ini juga untuk menyosialisasikan waktu pelaksanaan Pemilu 2019 kepada para santri. “Sehingga mereka mengetahui bagaimana tata cara dan aturannya soal Pemilu 2019,” paparnya.

Sri Wahyuni (17), salah satu santri asal Kecamatan Bojonggambir mengaku senang bisa ikut peran serta dalam pengawasan partisipatif pemilu. “Mudah-mudahan ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini bisa dipakai di lingkungan. Kegiatannya menarik dan dikemas dengan santai,” paparnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.