Pembangunan Kembali Kobong Belum Pasti

Santri Ngungsi di Madrasah

182
0

CIAMIS – Pasca kebakaran yang terjadi Kamis (26/4), santri Pondok Pesantren Al-Fadliliah diungsikan. Sementara mereka menempati madrasah dan kobong di dekat masjid.

Pimpinan Pondok Pesantren Al- Fadliliah Muhammad Tohir mengatakan pihaknya akan membereskan sisa kebakaran lebih dulu. Sedangkan untuk pembangunan ulang kobong baru akan dilaksanakan setelah penanganan pasca kebakaran beres.

“Kami berterimakasih banyak kepada semua warga, serta bantuan yang telah diberikan. Baik pemerintah yang telah memberikan sembako,” katanya saat dihubungi Radar, Jumat (27/4).

Dia belum bisa memastikan sampai kapan para santri akan mengungsi di madrasah. Namun, beberapa pihak sudah ada yang memberi dana sumbangan untuk membangun kembali kobong tersebut.

Akibat kejadiana itu, kata dia, kerugian materil yang diderita semua santri totalnya ditaksir mencapai Rp 100 juta. Sedangkan total kerugian akibat terbakarnya bangunan belum dihitung.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto SIK mengungkapkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan sumber api berasal dari stop kontak yang meleleh akibat hubungan arus pendek listrik.

Hal tersebut diduga menimbulkan percikan api dan mengenai bantal santri. Beruntung, saat kejadian semua santri sedang tidak di tempat.

“Diketahui karena faktor usia stop kontak yang memang lama, sehingga meleleh dan menimbulkan percikan api,” ungkapnya.

Dia menjelaskan api menyebar dengan cepat ke seluruh ruangan lantaran ubin lantai dua terbuat dari kayu.

“Untuk kejadian ini, kami himbau kepada masyarakat bila memang kabel atau stop kontak yang sudah lama agar diganti yang baru dan harus SNI,” imbaunya.

Menurut Hendra, dalam sebulan ini sudah ada dua kebakaran. Minggu lalu kebakaran menghanguskan rumah Rasih di Kecamatan Jatinagara. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.