Sarang Tawon yang Tewaskan Pelajar di Garut Dievakuasi

42
0

BAYONGBONG – Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut bersama Koramil Bayongbong mengevakuasi sarang tawon yang menewaskan seorang pelajar di Kampung Nagela RT 01/02 Desa Cikedokan Kecamatan Bayongbong Kamis tengah malam (21/11). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Setelah ada korban, masyarakat di situ (Kampung Nagela) khawatir dan waswas. Jadi kami bersama Damkar semalam langsung evakuasi sarang tawon itu,” ujar Komandan Koramil Bayongbong Kapten Inf Jaja kepada wartawan Jumat (22/11).

Dalam proses evakuasi sarang tawon, memang memerlukan waktu lama. Ukuran sarangnya besar dan berada di plafon rumah. Sarang tawon yang dievakuasi bukan hanya di rumah Maryam, tetapi di titik lainnya yakni di Kampung Nangela dan Cijelereun.

Semuanya, kata dia, sudah dievakuasi agar masyarakat nyaman dan tenang.

“Kami amankan semuanya supaya tidak ada korban lagi seperti kemarin,” katanya.

Pihaknya pun memberikan imbauan kepada warga melalui tokoh masyarakat agar senantiasa mengingatkan anak-anaknya tidak usil terhadap sarang tawon. Kalau menemukan sarang tawon, lebih baik meminta tolong Disdamkar agar bisa segera dievakuasi.

“Tadi malam (kemarin) juga sudah ngobrol dengan Kadisdamkar. Kalau ada yang seperti itu siap bergerak mengevakuasi,” katanya.

Sebelumnya, empat pelajar menjadi korban sengatan lebah di Kampung Nagela Rabu sore (20/11). Akibat peristiwa tersebut, satu orang bernama Armi Fauzi (11) meninggal dunia, sementara tiga rekannya yakni Saeful Ulum (13), Rizki (13) dan Elzar (10) mengalami luka sengatan dan harus mendapatkan perawatan intensif. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.