Sat Lantas Polres Garut Meningkatkan Intensitas Razia

15
TUNJUKKAN. Kanit Laka Sat Lantas Polres Garut Iptu Zainuri menunjukkan kendaraan yang terlibat kecelakaan di Mapolres Garut Rabu (13/2). (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

KARANGPAWITAN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut meningkatkan intensitas razia kendaraan bermotor. Hal itu dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.

“Angka kecelakaan lalu lintas di Garut memang tergolong tinggi. Jadi untuk menekannya kita tingkatkan razia,” ujar Kepala Unit Laka Lantas Sat Lantas Polres Garut Iptu Zaenuri kepada wartawan di kantornya Rabu (13/2).

Berdasarkan data, selama tahun 2018 jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 295 kejadian dan menyebabkan 179 orang meninggal dunia, 22 luka berat dan 410 luka ringan. Sedangkan tahun 2019, jumlah kecelakaan lalu lintas ada 26 kejadian.

Dari kejadian tersebut 13 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 30 orang luka ringan. “Dari seluruh kejadian kecelakaan lalu lintas ini sebagian besar dialami pengendara roda dua,” katanya.

Zainuri menerangkan beberapa penyebab kecelakaan itu diantaranya human error atau kesalahan pengendara. Salah satunya kurang memperhatikan rambu-rambu lalu lintas atau pembatas jalan serta ulah pengendara yang ugal-ugalan.

“Korban kecelakaan ini lebih didominasi usia 20 hingga 40 tahun. Kebanyakan waktu kecelakaan itu sore dan malam hari,” terangnya.

Ditanya wilayah yang rawan kecelakaan, dia menyebut ada di Jalur Malangbong hingga Limbangan. “Kalau diakumulasikan, sekitar 70 persen kejadian laka lantas terjadi di jalur ini,” terangnya.

Dengan meningkatkan kejadian kecelakaan, selain meningkatkan intensitas razia kendaraan di jalan raya, juga terus melakukan sosialisasi terhadap generasi milenial.

“Alhamdullilah, dengan giatnya razia serta sosialisasi ini kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur sudah mulai menurun,” terangnya.

Dia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan selalu hati-hati dan waspada dalam berkendara, apalagi di musim hujan.

“Musim hujan kondisi jalan licin dan jarak pandang terbatas, jadi pengendara harus waspada,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.