Sat Narkoba Siap Cari Liquid Vape Mengandung Narkoba

384
0
AKBP Adi Nugraha SIK

TASIK – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menyerap informasi terkait temuan anak yang mengonsumsi narkoba dalam liquid vape.
“Kami akan minta informasi ke BNN dan akan menemui keluarga korban, kita perlu memastikan kondisi anak yang sempat mengonsumsi vape mengandung sabu tersebut,” ujar Ketua KPAD Kota Tasikmalaya Eki S Baehaqi kepada Radar, Jumat (5/1).
Dalam permasalahan ini, pihaknya meminta para orang tua untuk tidak menutup-nutupi kasusnya hanya karena malu. Sebab dengan begitu anak-anak lainnya tidak menutup kemungkinan menjadi korban selanjutnya. “Dengan ditutup-tutupi bukan malah terhindar dari masalah, tetapi disadari atau tidak justru akan memperbesar masalah,” tegasnya.
Sementara itu, Polresta Tasikmalaya Kota siap bergerak menindaklanjuti temuan liquid vape yang mengandung sabu-sabu dan kokain. Melalui Sat Narkoba, petugas akan melakukan pemantauan peredaran cairan rokok elektrik itu.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha SIK menginstruksikan anggotanya untuk turun ke lapangan. Seperti halnya upaya yang dilakukan oleh Polsek Tamansari, petugas akan mengecek adanya liquid yang mencurigakan di toko-toko vape. “Dari Polres nanti sama Sat Narkoba, akan turun ke lapangan,” ungkapnya saat dihubungi Radar, kemarin (5/1).
Ketika nantinya menemukan petunjuk mengarah kepada peracik liquid yang mengandung narkoba, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Terlebih, jika akhirnya terbukti ada unsur kesengajaan dari pihak tidak bertanggungjawab yang ingin merusak generasi muda dengan narkoba. “Kita kan belum tahu, tapi kalau memang ada yang sengaja begitu pasti kita proses,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya dr Cecep Z Kholis mengaku belum memiliki penjelasan pasti bahaya atau tidaknya penggunaan rokok elektrik. Namun jika dikonsumsi anak-anak memang akan memberikan efek buruk. “Kalau yang pakai narkoba jelas berbahaya, tetapi untuk yang liquid vape biasa kami belum mendapat penjelasan pasti,” terangnya.
Namun, kata dia, liquid- yang tidak mencantumkan komposisi bahan yang digunakan dalam kemasan patut diwaspadai. Produk tersebut, sambung Cecep layak disita dari peredaran oleh petugas a mencegah hal yang tidak diinginkan. “Itu kan jelas sudah melanggar, karena pembeli tidak tahu isinya itu ada apa saja,” paparnya.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai POM yang memiliki kapasitas meneliti kandungan yang ada di dalam liquid vape. Dengan begitu bisa diketahui dampak apa yang bisa terjadi ketika dikonsumsi oleh seseorang. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.