Satgas Anti Money Politic Jangan Tabrakan dengan Bawaslu Pangandaran

106
0

PANGANDARAN – Rencana pembentukan tim Satgas Anti Money Politic dan Mafia Pemilu oleh Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mendapat tanggapan dari beberapa pihak. Salah satunya dari Relawan Balad H Adang Hadari (Bahari).

Ketua Relawan Balad H Adang Hadari (Bahari) Arif Budiman mengatakan pembentukan Satgas Money Politic merupakan kewenanganya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Inisiasi dan regulasi pembentukanya juga dari Bawaslu.

“Jadi kalau ada usulan dari bupati untuk membentuk Satgas Anti Money Politic, ya kesimpulanya saya hanya ingin tertawa,” ujarnya kepada Radar, Rabu (9/9).

Menurut dia, apa yang disampaikan bupati kurang tepat. “Pembentukan satgas memang diperbolehkan, tapi ranahnya ada di Bawaslu,” katanya.

Dia sangat mengacungkan jempol jika Bawaslu yang membentuk Satgas Anti Money Politic itu. “Kalau yang membentuknya bupati dari mana awalnya,” kata dia.

Di lain tempat, Komisioner Bawaslu Gaga Abdillah mengatakan untuk pengawasan dan penindakan dalam Pilkada 2020 sepenuhnya ada di tangan Bawaslu. “Sementara dasar kentuan pembentukan satgas ini (yang akan dibentuk bupati) kita juga belum tahu pasti,” katanya.

Baca juga : Persiapan Belajar Normal di Sekolah, Pemkab Pangandaran Bagikan 83 Ribu Penutup Muka

Di sisi lain, kata dia, pembentukan Satgas Anti Money Politic ini bisa dijadikan mitra dalam menangani praktik money politic. “Itu bisa jadi bentuk keseriusan pemkab untuk ikut meminimalisir terjadinya praktik money politic,” ujarnya.

Yang terpenting, kata Gaga, jangan sampai pembentukan Satgas itu nantinya malah bertabrakan dengan fungsi Bawaslu. “Ya kita lihat visi misi satgas ini seperti apa nantinya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata segera membentuk Satgas Anti Money Politic dan Mafia Pemilu. Hal itu sebagai upaya mencegah terjadinya praktik money politic di Pilkada Pangandaran.

Jeje mengatakan sebelum memasuki masa cuti, ia akan segera membentuk satgas tersebut. “Dalam kapasitas sebagai bupati, maka tugas saya menjaga proses demokrasi ini menjadi sehat dan bersih,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan Selasa (8/9).

Menurutnya, satgas ini akan dibentuk hingga ke tingkat desa, supaya politik uang tidak meracuni akar rumput. “Ini menjadi persoalan penting, fundamental dan prinsip dari sebuah Pemilu yang baik,” katanya.

Menurut dia, marwah politik di Pangandaran harus dijaga dengan baik. “Jangan sampai dikotori oleh praktik money politic,” ujarnya. Kata dia, anggota Satgas Money Politic dan Mafia Pemilu terdiri dari pejabat internal pemerintah dan juga masyarakat Pangandaran. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.