Satgas Klaim PPKM di Ciamis Berhasil, Ini Indikatornya..

45
0
ISTIMEWA RAPAT. Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis melakukan rapat evaluasi terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (22/1).
Loading...

CIAMIS – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ciamis dinilai berhasil berdasarkan evaluasi yang sudah dilakukan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis pada Rabu (20/1).

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengatakan, hasil evaluasi ada empat indikator keberhasilan penanganan Covid-19 di Kabupaten Ciamis yang terus membaik.

Adapun indikator tersebut di antaranya, case fatality rate turun menjadi 3,74 persen, peningkatan kesembuh menjadi 76,20 persen, kasus aktif turun menjadi 24,36 persen dan angka keterisian kamar isolasi rumah sakit turun menjadi 70 persen.

“Alhamdulillah secara umum dari beberapa indikator kita mengalami perbaikan,” ujar Yana kepada wartawan, Kamis (22/1) siang.

Baca juga : Parkir Berlangganan di Ciamis Harus Matang

loading...

Yana berharap dengan diterapkannya PPKM di Kabupaten Ciamis bisa menurunkan zona kewaspadaan yang saat ini berada di level merah.

“Kita tidak boleh cepat tenang, akan tetapi pemerintah dan Satgas Covid-19 harus terus meningkatkan kedisiplinan kepada warga dan terus mengoptimalkan pelayanan,” paparnya.

Kepala Dinas Kesehatan Ciamis dr Yoyo mengatakan, mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama akan diprioritaskan terhadap tenaga kesehatan dan 10 orang dari Forkopimda yang di antaranya bupati Ciamis, TNI, Polri, tokoh agama dan yang lainnya.

Tenaga kesehatan diprioritaskan karena berhubungan dengan pelayanan kesehatan agar aman dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Sedangkan tahap kedua setelah kurang lebih dengan rentang waktu 14 hari dari tahap pertama.

“Vaksinasi akan diberikan kepada masyarakat umum yang akan dilaksanakan di setiap puskesmas,” paparnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni mengatakan, bahwa perlu adanya rencana tindak lanjut dalam penanganan Covid-19, di antaranya mencakup bidang data dan informasi.

Salah satunya dengan pengumpulan validasi serta pengelolaan data informasi. Di mana bidang komunikasi publik dengan lebih aktif mengedukasi stakeholder lainnya tentang penanganan Covid-19 di Kabupaten Ciamis.

Tentunya, kata dia, dalam penanganan Covid-19 perlu dilakukan perubahan perilaku yang dilakukan di setiap tingkat desa dan kecamatan, salah satunya dengan monitoring dan pendampingan Satgas Covid-19 di setiap tingkatannya.

“Upaya meningkatkan disiplin kita perlu melakukan penegakan hukum melalui operasi yustisi yang harus terus dilaksanakan secara merata, khususnya di tempat-tempat yang memungkinkan keramaian seperti fasilitas umum dan pusat keramaian kota,” tuntasnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.