Satpol PP dan Dinsos Kota Banjar Diminta Bekerja Sama Atasi Pengemis

46
0

BANJAR – Bertambahnya gelandangan dan pengemis saat Ramadan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri menjadi masalah klasik yang terus berulang setiap tahunnya.

Namun, menurut pemerhati pemerintahan Sidik Firmadi SIP, MIP, masalah tersebut bisa diatasi apabila pemerintah kota melalui Satpol PP tegas dalam menertibkan dan Dinas Sosial intens dalah hal pembinaannya.

“Jika kita lihat, selama ini memang razia yang dilakukan kurang tegas dan rutin, sehingga tidak memberikan efek jera bagi mereka (gelandangan dan pengemis musiman),” ujar Sidik kepada Radar, Jumat (17/5).

Ke depan, Sidik meminta pemerintah kota juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada gelandangan dan pengemis musiman, terlebih saat ini sudah ada Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Pemerintah harus mengimbau supaya masyarakat menyalurkan sedekahnya pada lembaga resmi, seperti panti asuhan, yayasan sosial, Baznas dan lainnya.

“Sehingga tidak akan menarik para gepeng (gelandang dan pengemis) untuk meminta-minta di jalanan,” tegasnya.

Sebelumnya, Satpol PP Kota Banjar memprediksi jumlah gelandangan dan pengemis akan bertambah menjelang Idul Fitri.

“Kita akan langsung amankan jika terjaring (pengemis dan gelandangan, Red). Namun saat ini baru akan melakukan sosialisasi dulu ke masyarakat (tentang perda). Kan perda-nya baru,” ujar Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satpol PP Kota Banjar Asep Tarno. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.