Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.3%

8.1%

67.3%

Satpol PP Kota Tasik Tutup Paksa Toko Pakaian di Mangkubumi

5443
1
PENUTUPAN. Satpol PP Kota Tasikmalaya menutup aktivitas usaha di Kecamatan Mangkubumi Jumat (8/5). Tempat perbelanjaan tersebut bukan merupakan salah satu kegiatan usaha yang dikecualikan selama PSBB di Kota Tasikmalaya. Istimewa

CILEMBANG – Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya menutup salah satu toko pakaian besar di Kecamatan Mangkubumi Jumat (8/5).

Kepala Bidang Trantibum dan Tranmas Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya Yogi Subarkah mengatakan pengelola terbilang kooperatif dan menutup aktivitas usahanya.

Baca juga : Warga Tasik dan Sekitarnya Bisa Buka Rekening BSM dari Rumah

Sebab, bukan termasuk kegiatan usaha yang dikecualikan semisal perbankan, toko sembako dan lainnya.

“Pengelola mengaku belum menerima pemberitahuan. Maka, lagi-lagi kami sekaligus mengedukasi tentang PSBB yang sedang diterapkan di wilayah Pemkot,” tuturnya kepada Radar.

Dia menjelaskan sejak hari pertama PSBB dilaksanakan, masih ada sejumlah pertokoan di luar yang dikecualikan beraktivitas.

Pihaknya terus melakukan penyisiran pertokoan dan pusat perbelanjaan. Itu untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan PSBB.

“HZ Mustofa kemarin masih ditemukan ada yang operasi. Kita terus pantau alhamdulillah mulai landai,” katanya.

Sebelumnya, kata Yogi, pihaknya juga menutup salah satu mal di Kecamatan Cihideung. Termasuk mengecek operasional mal lainnya, supaya di luar aktivitas penjualan kebutuhan pokok tidak turut melapak.

“Kami tidak mengendurkan pemantauan sebab khawatir ada pelaku usaha yang kucing-kucingan,” sambung Yogi.

Baca juga : 2 Pemuda Sahabat Duel di Pinggir Sawah di Mangkubumi Kota Tasik, 1 Tewas Tertusuk

Dia berharap stakeholder lain terus menggalakan sosialisasi berkenaan PSBB. Sebab, fakta di lapangan pemahaman mengenai batasan dan aturan PSBB belum diketahui semua kalangan masyarakat.

“Kita tidak pungkiri memang di lapangan sambil sosialisasi. Kita harap stakeholder lain turut mendukung supaya semua masyarakat memahami secara utuh upaya pembatasan ini,” harap dia. (igi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.