Satu Calhaj Asal Pangandaran Sempat Tertunda Berangkat

76
0
BERANGKAT. Calon jamaah haji asal Pangandaran kloter 45 berangkat pada hari Jumat (19/7) lalu.
BERANGKAT. Calon jamaah haji asal Pangandaran kloter 45 berangkat pada hari Jumat (19/7) lalu.

PANGANDARAN – Salah seorang calon haji (calhaj) asal Kabupaten Pangandaran bernama Iti Patimah Samsudin asal Kecamatan Cijulang, sempat tertunda keberangkatanya akibat terkena gangguan mental atau demensia akut.

Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran Ujang Sutaryat mengatakan yang bersangkutan seharusnya berangkat ke bandaran pada Sabtu (20/7) sekitar pukul 02.00.

”Kecapean mungkin, soalnya saat diperiksa tidak konek, jadi disuruh istirahat dulu oleh dokter,” ujarnya kepada Radar, kemarin (22/7).

Menurut Ujang, Iti baru bisa diberangkatkan hari Senin (22/7), ditemani seorang pendamping. ”Setelah ada diagnosa dari dokter, yang bersangkutan diizinkan berangkat Senin pagi,” jelas dia.

Pihaknya tidak merasa khawatir dengan Iti, jika suatu saat mengalami gangguan mental kembali. ”Dokter juga sudah menyatakan layak berangkat, jadi tidak khawatir,” terangnya.

Sejauh ini, kata dia, tidak ada lagi jamaah haji asal Pangandaran yang tertunda keberangkatanya karena sakit. ”Alhamdulilah cuma satu orang saja, yang lainnya sudah berangkat menuju mekkah,” tuturnya.

Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 45 Pangandaran Hasan Muthi mengatakan semua jamaah haji berangkat dari bandara Soekarno Hatta menuju King Abdul Aziz Arab Saudi pada Minggu (21/7). ”Kemudian yang sempat tertunda itu menyusul pada pagi tadi sekitar pukul 07.00,” terangnya.

Menurut dia, setidaknya ada 14 orang jamaah haji yang menggunakan kursi roda dan perlu penanganan khusus. ” Calon jamaah haji yang berangkat ada 404 orang, ditambah dengan pendamping dan lain-lain jadi 410 orang,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.