Satu Komando dalam Menangkal Radikalisme

334
0

TAWANG – GP Ansor Kota Tasikmalaya menggelar  Fokus Grup Diskusi (FGD) di Gedung NU Kota Tasikmalaya Jalan Dr Soekardjo No 47 Kota Tasikmalaya, Rabu (28/5/2018).

Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Mengukur Keberhasilan Deradikalisasi oleh Pemerintah’.

Narasumber pada FGD tersebut adalah, Ketua Ansor Kota Tasikmalaya H Ricky Assegaf dan Intelektual Muslim KH Aa Fuad Mukhlis.

Pembahasan deradikalisai ini dinilai sangat guna karena hal ini harus disatukomandokan dalam menangkal radikalisme, khususnya di Kota Tasikmalaya.

Ketua GP Ansor Kota Tasikmalaya, H Ricky Assegaf mengatakan, seluruh komponen masyarakat perlu berjibaku menanamkan Ideologi Pancasila dan Aswaja.

Islam arus diangkat citranya sebagai agama yang membawa kebaikan di masyarakat. “Masyarakat harus diberi pemahaman Islam yang ramah,” ungkapnya.

Konsep hidup kita umat yang menjaga negara supaya aman, sehingga masyarakat bisa dengan mudah untuk melakukan amal sholeh dan beribadah.

Akan tetapi sangat disesalkan pemerintah saat ini cenderung terlalu banyak melakukan seremonial deradikalisasi.

“Deradikalisasi ini belum sampai pada titik kesuksesan, hanya baru mengerem dan mengurung saja. Tidak sampai pada pencabutan Ideologi Radikal,” ungkap Ricky.

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) & Polri sebagai alat negara harus meningkatkan kewaspadaan dari segala bentuk yang berkaitan dengan radikalisme.

Di samping itu pemerintah juga segera merevisi Undang-undang Terorisme.

Menurut KH Aa Fuad Mukhlis, perlu ada perangkulan dari Polri & BNPT serta menggandeng tim yang mempunyai kapasitas jelas untuk menumpas radikalisme.

Dia berpendapat, NU, Ansor dan badan otonom lainnya dapat melakukan pencabutan ideologi Radikalisme. “Jika tidak ada NU di Jawa Barat, maka umat Islam semuanya akan berideologi radikal,” ujarnya.

Konsistensi ini, lanjut dia, juga harus dijaga meski terkadang pemerintah melihat sebelah mata terhadap apa yang dilakukan NU.

“Biarlah semuanya akan menjadi catatan sejarah karena kita ini memang ditugaskan untuk menjaga NKRI yang aman dan damai,” pungkasnya.

(realese / rangga jatnika)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.