Satu Paslon Mundur

213
0

TAROGONG KALER – Pasangan Dedi Supriadi (calon bupati) dan Muhamad Ali (calon wakil bupati) mundur dari perhelatan Pilkada Garut. Hal itu diketahui dari surat pengunduran yang dikirim pasangan ini kepada KPU sebelum dilakukan verifikasi dukungan oleh PPK dan PPS. Dalam surat tidak jelaskan alasan mereka mundur.
Sebelumnya, pasangan dari jalur perseorangan ini telah mendaftar ke KPU dengan menyerahkan 136.500 berkas dukungan KTP-elektronik bersama dua pasangan calon perseorangan lain. Yaitu pasangan Soni-Usep yang membawa 129.756 KTP dan pasangan Suryana-Wiwin Suwindarwati yang membawa 145.532 KTP.
“Satu pasangan bakal calon perseorangan, yaitu Dedi Supriadi dan Muhamad Ali telah mengusulkan untuk mengundurkan diri,” terang Ketua KPU Kabupaten Garut Hilwan Fanaqi kepada wartawan Selasa (2/1).
Berdasarkan verifikasi faktual, lanjutnya, dukungan yang dibawa dua pasangan calon lainnya juga tidak sesuai. Hasil kunjungan langsung Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) kepada para pemilik KTP menunjukkan dukungan untuk pasangan Usep-Soni kurang 75.794 dan pasangan Suryana-Wiwin kekurangan 49.850.
Hasil itu telah dibahas dalam rapat pleno dan kedua pasangan dinyatakan belum memenuhi syarat mininum jumlah dukungan. “Untuk sementara ini belum ada yang lolos sebagai calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan,” katanya.
KPU Kabupaten Garut kemudian memberikan waktu kepada kedua pasangan calon tersebut untuk menambah dukungannya dua kali lipat dari jumlah kekurangan. Jumlah dukungan minimal harus dipenuhi sebelum KPU membuka masa pendaftaran bakal calon pada tanggal 8-10 Januari 2018.
“Kedua pasangan calon tersebut akan melanjutkan atau tidak, kita tunggu se­bagaimana proses pendaftaran bakal calon. Baik dari partai politik maupun perseorangan,” pungkasnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.