Satu Rumah Terancam Longsor

123
0
ISTIMEWA LONGSOR. Masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor di bawah rumah Rukman.

CIAMIS – Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya mengaku telah mendapat laporan dari anggotanya di wilayah Ciamis Utara tentang bencana yang terjadi pada Selasa (5/12) pukul 02.00 dini hari.
Tembok penahan tebing (TPT) yang menyangga rumah Rukman (40) di Dusun Kliwon RT 02/05 Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan longsor. “Kita ketahui hingga mengancam rumah tersebut dan sangat rawan terbawa longsor,” ungkap Ade saat ditemui Radar, di kantornya Selasa (5/12).
Berdasarkan laporan, lanjutnya, TPT yang longsor memiliki ketinggian lima meter dan lebar enam meter. Material longsoran menimbun bahu jalan. Pemilik rumah dan warga sekitar pun bergotong royong membersihkan bebatuan dan tanah yang numpuk di tepi jalan. Untuk sementara, pemilik rumah masih bertahan di lokasi, namun Tagana memintanya untuk selalu waspada. Sebab, bisa saja tanah di bawahnya kembali longsor dan membuat rumah ambruk. “Saya sarankan alangkah baiknya mengungsi karena itu rawan longsor,” sarannya.
Ade menduga longsor disebabkan kondisi tanah di lokasi labil. Sehingga, ketika hujan mengguyur wilayah itu beberapa hari ke belakang, tanah yang dipasangi TPT longsor. “Makanya, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena saat ini terbilang rentan terjadinya bencana alam,” ucapnya.
Dia kembali menegaskan bahwa wilayah Ciamis Utara merupakan zona merah bencana. Wilayah itu berbukit dan berdekatan dengan kaki Gunung Sawal. Dimana mayoritas masyarakat tinggal di lokasi tebing yang rawan longsor. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.